Sep 17, 2026
Nasional

BANTEN — Kapolda Temui Keluarga Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kecemasan mendalam menyelimuti ruang tunggu Posko SAR Gabungan di pesisir Banten. Di tengah gemuruh erupsi Gunung Anak Krakatau yang belum mereda, ketidakp

BANTEN — Kapolda Temui Keluarga Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kecemasan mendalam menyelimuti ruang tunggu Posko SAR Gabungan di pesisir Banten. Di tengah gemuruh erupsi Gunung Anak Krakatau yang belum mereda, ketidakpastian kini menggelayut di benak keluarga dari lima orang jurnalis yang dilaporkan hilang kontak sejak melakukan peliputan di perairan Selat Sunda. Upaya pencarian secara masif pun terus digencarkan oleh tim gabungan demi menemukan titik terang keberadaan para awak media beserta kapten dan kru kapal yang mengangkut mereka.

Untuk memberikan dukungan moril dan memastikan operasi pencarian berjalan optimal, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki secara langsung mendatangi dan menemui pihak keluarga korban. Suasana haru tak terbendung saat jenderal bintang dua tersebut berdialog dengan para orang tua dan pasangan jurnalis yang hingga kini masih setia menanti kabar keselamatan anggota keluarga mereka.

Komitmen Penuh Polda Banten dan Tim SAR Gabungan

Dalam pertemuan tersebut, Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa seluruh armada dan personel terbaik telah dikerahkan ke titik koordinat terakhir terdeteksinya sinyal kapal. Kepolisian Daerah Banten bersama Basarnas, TNI Angkatan Laut, serta Potensi SAR lokal bekerja melawan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi Selat Sunda.

"Kami merasakan kedukaan dan kecemasan yang sama dengan pihak keluarga. Saya pastikan seluruh personel SAR gabungan tidak akan menyurutkan langkah. Pencarian akan terus dilanjutkan secara maksimal 24 jam dengan memanfaatkan seluruh sarana teknologi yang kami miliki," tegas Irjen Pol Hengki di hadapan keluarga korban.

Kronologi dan Pemetaan Area Operasi Pencarian

Kelompok jurnalis tersebut diketahui menyewa sebuah kapal motor lokal pada pagi hari untuk mendekati zona aman peliputan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Namun, perubahan cuaca mendadak yang disertai kabut tebal dan peningkatan gelombang laut membuat komunikasi terputus total sejak petang hari. Tim SAR telah membagi pemetaan wilayah pencarian menjadi beberapa sektor utama untuk mengefektifkan penyisiran.

Sektor Pencarian Fokus Wilayah Operation Armada yang Dikerahkan
Sektor A (Utara) Perairan Sekitar Gunung Anak Krakatau Kapal Patroli Polairud & Rigid Inflatable Boat (RIB)
Sektor B (Selatan) Jalur Pelayaran Selat Sunda - Pulau Sebesi Kapal Waru Basarnas & Helikopter Reskue
Sektor C (Pesisir) Garis Pantai Banten hingga Lampung Tim SAR Darat & Nelayan Lokal

Kondisi geografis dan dinamika vulkanik di Selat Sunda memang menyajikan tantangan yang sangat kompleks bagi tim penyisir. "Kombinasi antara tinggi gelombang yang mencapai tiga meter dan lontaran material abu vulkanik berpotensi mengganggu jarak pandang serta navigasi pelayaran," ungkap salah satu analis keselamatan maritim secara terpisah.

Harapan di Tengah Badai Gelombang Selat Sunda

Hingga berita ini diturunkan, penyisiran helikopter dari udara dan penyisiran kapal laut masih terus berlangsung secara intensif. Polda Banten juga telah mendirikan Posko Crisis Center khusus untuk memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada keluarga korban dan media massa. Doa dan harapan terus mengalir dari berbagai organisasi kewartawanan nasional agar kelima jurnalis beserta kru kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User