Awy Eziary Nahkodai PERSADIN DKI, Siap Solidkan Advokat Ibu Kota

JAKARTA, BERITATERCEPAT — Tanpa prosesi bertele-tele, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Advokasi Indonesia (PERSADIN) DKI Jakarta resmi bertaji. Awy E

Jul 08, 2026 - 05:11
0 0

JAKARTA, BERITATERCEPAT — Tanpa prosesi bertele-tele, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Advokasi Indonesia (PERSADIN) DKI Jakarta resmi bertaji. Awy Eziary ditahbiskan sebagai Ketua DPW dalam Musyawarah Wilayah yang berlangsung di Hotel Grandhika, Jakarta Selatan, dengan kekuatan penuh 45 advokat struktural dan ratusan pendukung di belakangnya.

  • Keputusan definitif: SK Nomor 006/SK.01/DPNPERSADIN/V/2026.
  • Struktur utama: Tri Rubiyanti (Sekretaris), H. Miftahudin (Bendahara), Ano Mahyudi, Andri Maulana, Helena Ismail (Wakil Ketua), Arif Marjuki (Wakil Sekretaris).
  • Perangkat fungsional: Dewan Pembina diketuai H. Zulfikar, Dewan Kehormatan oleh Danang Triwidyantoro, Dewan Penasihat oleh Ayu Larasati, serta Muklisin sebagai Wakil Penasihat.

Dari Muswil ke Rakernas: Momentum Kebangkitan

Musyawarah Wilayah ini tak sekadar seremoni. Sekretaris Jenderal DPN PERSADIN, Nurmariyah Yazid, menegaskan forum ini langsung menghidupkan persiapan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 4–5 Juli 2026. “Kami targetkan 637 advokat dan 200 paralegal dari seluruh daerah hadir. Ini bukan angka kecil—ini bukti mesin organisasi sudah berputar,” ujarnya di sela acara.

“Musyawarah ini momentum membangun kembali semangat kebersamaan, solidaritas, dan kekeluargaan. Kami bukan sekadar struktur, tapi keluarga besar yang siap mengawal keadilan di ibu kota,” kata Awy Eziary, Ketua DPW terpilih, dengan nada penuh keyakinan.

Pernyataan itu langsung disambut tepukan dari para advokat yang memadati ruang utama. Seorang peserta yang enggan disebut namanya berbisik, “Awy itu dingin di luar, tapi panas di dalam—dia paham betul medan advokat Jakarta.” Kalimat pendek ini sontak merepresentasikan harapan baru bagi organisasi yang selama ini mencari figur pemersatu.

Mesin Solidaritas di Tengah Himpitan Ibu Kota

DPW DKI Jakarta bukan sekadar papan nama. Dengan 45 advokat inti dan ratusan lainnya yang tersebar di lima wilayah kota, PERSADIN kini punya amunisi untuk menjawab tantangan penegakan hukum di Jakarta. Mereka juga merangkul puluhan paralegal sebagai ujung tombak bantuan hukum di komunitas. “Kami siapkan sistem piket bergilir agar warga miskin bisa mengakses konsultasi hukum gratis setiap hari kerja,” tambah Tri Rubiyanti, Sekretaris DPW.

Ketua Umum DPN PERSADIN, Oking Ganda Miharja, dalam sambutan penutup yang disampaikan secara tertulis karena keterbatasan waktu, mengapresiasi suksesi yang berjalan cepat dan akuntabel. “DKI Jakarta adalah etalase. Apa yang terjadi di sini akan menjadi tolok ukur bagi DPW lain. Saya yakin di bawah komando Awy, PERSADIN Jakarta akan menjadi penggerak utama reformasi advokat,” begitu bunyi pesannya yang dibacakan.

Jadwal Padat Hingga Akhir Tahun

Paska pengukuhan, DPW langsung menyusun kalender kerja. Selain Rakernas Juli mendatang, mereka akan menggelar bimbingan teknis profesi, verifikasi anggota, dan program advokasi publik menjelang Pilkada serentak. “Ini marathon, bukan sprint. Tapi kami sudah punya pelari-pelari tangguh,” ujar Ano Mahyudi, salah satu Wakil Ketua.

Awy menutup perbincangan dengan gestur tenang namun tegas. “Jakarta butuh advokat yang bukan hanya pintar bersilat lidah, tapi juga berintegritas. Di situlah PERSADIN akan berdiri.” Kalimat itu meninggalkan resonansi yang membuat para hadirin pulang dengan satu keyakinan: babak baru advokat ibu kota baru saja dimulai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User