ANKARA — Presiden Amerika Serikat mendarat di Pangkalan Udara Etimesgut, Ankara, Senin
Rombongan Trump mendarat pukul 09.35. Erdogan, berbaju setelan gelap dan tanpa dasi, menjabat tangan Trump di landasan. Senyum diplomatik tipis sekali—hamp
Rombongan Trump mendarat pukul 09.35. Erdogan, berbaju setelan gelap dan tanpa dasi, menjabat tangan Trump di landasan. Senyum diplomatik tipis sekali—hampir seperti kalkulasi. Tidak ada pernyataan bersama spontan. Keduanya langsung menuju konvoi lapis baja menuju Kompleks Kepresidenan untuk pertemuan bilateral tertutup sebelum KTT dibuka pukul 14.00.
Trump Bawa Agenda Ganda: Tagihan dan Keamanan
Trump tiba bukan sebagai tamu yang akan diam. Ia datang membawa dua amunisi retorika: tuntutan pembayaran kontribusi militer yang adil dan posisi keras soal Ukraina. Sumber Gedung Putih menyebut Trump akan mendesak aliansi Eropa menaikkan belanja pertahanan menjadi 3,5% dari PDB—naik dari target sebelumnya 2% yang pun masih banyak tidak dipenuhi.
Narasinya klasik Trump: "Mengapa AS terus membayar, Eropa tak membantu?"
“Eropa harus membayar bagian mereka. Amerika bukan kasir dunia. Kami sudah bicarakan ini bertahun-tahun. Sekarang waktunya tagihan itu dibayar,” ujar Trump di atas Air Force One sebelum mendarat.
Fidan Lempar Bola ke Eropa
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menaikkan taruhan geopolitik. Dalam briefing pra-KTT, Fidan menyatakan "keamanan Eropa tak bisa hanya bergantung pada Uni Eropa, Turki punya peran sentral." Pernyataan ini dibaca para analis sebagai kode keras: Ankara ingin posisi tawar lebih tinggi, termasuk aksesi UE yang selama ini macet, sebagai syarat pengerahan payung keamanannya.
KTT kali ini tidak seperti KTT rutin yang penuh komunike basi. Dengan Perang Ukraina memasuki tahun keempat, tuntutan fiskal Trump yang makin agresif, dan kalkulasi kekuatan Turki di sayap timur NATO, meja perundingan di Ankara berubah menjadi papan catur dengan risiko tinggi.
Efek Getar Sampai Pasar Spanyol
Retorika Trump sudah memantik efek domino sebelum ia menyentuh karpet merah. Indeks IBEX 35 Spanyol anjlok menyusul instruksi Trump untuk menghentikan perdagangan bilateral dengan Madrid. Investor panik. Sinyal gedung putih mengonfirmasi pengumuman resmi akan disampaikan pasca-KTT.
Erdogan, tuan rumah yang piawai memainkan peran penengah, kini harus menjinakkan banteng dari Washington sekaligus merayu Eropa yang ketakutan. Apakah KTT ini akan melahirkan pakta pertahanan yang lebih solid atau justru meruncingkan retakan di tubuh aliansi? Dua hari ke depan akan jadi jawaban yang menentukan.
Comments (0)