Andika Kangen Band Sesali Waktu Hilang Bersama Anak

Penyesalan Seorang Ayah yang Berprofesi Musisi Perjalanan karier di industri musik Tanah Air acap kali menuntut pengorbanan besar dari kehidupan pribadi para pelakunya. Realitas pahit inilah yang

Jul 08, 2026 - 08:14
0 0
Andika Kangen Band Sesali Waktu Hilang Bersama Anak

Penyesalan Seorang Ayah yang Berprofesi Musisi

Perjalanan karier di industri musik Tanah Air acap kali menuntut pengorbanan besar dari kehidupan pribadi para pelakunya. Realitas pahit inilah yang kini dirasakan oleh Andika Mahesa. Vokalis Kangen Band itu mengaku menyimpan luka dan penyesalan yang begitu dalam karena kehilangan banyak momen berharga bersama anak-anaknya.

Di tengah jadwal manggung yang padat serta rutinitas rekaman yang menyita waktu, Andika mengakui bahwa perannya sebagai seorang ayah sering kali berada di urutan kesekian. Interaksinya dengan buah hati lebih banyak terjalin melalui sambungan telepon atau pesan singkat ketimbang kehadiran fisik yang nyata di rumah. Kesadaran akan jam yang terus berdetak tanpa bisa diputar ulang membuat hatinya kian tergugah setiap kali ia merenungkan masa-masa kecil sang anak yang terlewat begitu saja.

"Orang tua musisi pasti pernah ngerasain apa yang gue rasain, musisi pasti. Karena kan musisi itu jarang di rumah banyakan di luar,"

Ungkapan tersebut dilontarkan Andika Mahesa dengan nada penuh refleksi saat ditemui di Studio Trans TV, kawasan Jakarta Selatan. Sebagai figur publik yang namanya sempat melambung tinggi, dirinya tak menampik bahwa gemerlap panggung dan sorak-sorai penonton tidak bisa menggantikan hangatnya pelukan seorang anak yang sedang menanti kepulangan ayahnya.

Realita menjadi musisi yang kerap berpindah dari satu kota ke kota lain, dari satu panggung ke panggung berikutnya, telah menciptakan jarak emosional yang perlahan membangun tembok antara dirinya dan keluarga. Meski kini ia berusaha keras untuk menebus waktu yang telah hilang, Andika menyadari bahwa beberapa fase tumbuh kembang anak tidak akan pernah bisa diulang. Momen pertama kali si kecil melangkah atau mengucapkan kata-kata pertamanya adalah fragmen kehidupan yang tak tergantikan dan kini hanya tersisa dalam angan.

Di balik penyesalan tersebut, Andika juga menyampaikan sebuah pesan reflektif bagi rekan-rekan sesama musisi. Ia berharap agar para pekerja seni dapat menemukan keseimbangan antara mengejar mimpi di industri hiburan dan menjalankan tanggung jawab sebagai orang tua. Sebab, di ujung perjalanan karier, yang akan selalu pulang ke pelukan adalah keluarga, bukan sorotan lampu panggung. Melalui momen keterbukaan ini, Andika ingin mengingatkan bahwa waktu adalah aset paling mahal yang tidak bisa dibeli dengan segala pencapaian materi dan popularitas.

Pernyataan Andika ini sontak menjadi perbincangan hangat dan menyentil kesadaran banyak pihak, terutama para pekerja seni yang memiliki ritme kerja serupa. Kisahnya menjadi pengingat bahwa di balik senyum seorang penghibur di atas panggung, tersimpan sepi dan rindu yang mendalam pada orang-orang tercinta di rumah. Laporan dari media kami, Beritatercepat.com, akan terus mengikuti perkembangan kisah para musisi Tanah Air yang inspiratif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User