Ajaib Meroket, TipTip Cetak Laba, Danantara Masuk GoTo

Jakarta, Beritatercepat.com – Sinyal penguatan ekosistem teknologi Indonesia semakin nyata pada pekan ini. Tiga kabar penting datang dari fintech, platform

Jul 13, 2026 - 13:41
0 0
Ajaib Meroket, TipTip Cetak Laba, Danantara Masuk GoTo

Jakarta, Beritatercepat.com – Sinyal penguatan ekosistem teknologi Indonesia semakin nyata pada pekan ini. Tiga kabar penting datang dari fintech, platform kreator, dan lanskap investasi ride-hailing: Ajaib mengumumkan lonjakan kinerja yang membawanya ke profitabilitas, TipTip untuk pertama kalinya membukukan laba bersih, serta Danantara yang diam-diam mengambil pijakan di struktur kepemilikan GoTo. Di tengah dinamika itu, aliran modal hyperscale ke Greater Jakarta dan laporan Money20/20 Future of Fintech in APAC 2026 memperkuat optimisme terhadap sektor digital nasional. Berikut reportase kronologisnya.

1. Ajaib Terbang Tinggi: Fintech Investasi Cetak Laba Perdana

Pada Selasa (12/5/2026), platform investasi ritel Ajaib merilis laporan keuangan kuartal I-2026 yang mencatat laba bersih Rp 21,7 miliar—melonjak 312% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini merupakan pertama kalinya Ajaib keluar dari fase bakar uang dan mencapai profitabilitas secara berkelanjutan.

“Kami fokus memperdalam layanan reksa dana dan saham melalui personalisasi berbasis AI. Hasilnya, rasio biaya terhadap pendapatan turun ke 0,6 kali, dari sebelumnya 1,2 kali,” ujar CEO Ajaib, Anderson Sumarli, dalam konferensi pers virtual.

Jumlah investor aktif Ajaib kini 3,8 juta pengguna, dengan total aset kelola (AUM) Rp 48,2 triliun. Penetrasi ke daerah tier-2 dan tier-3 melalui fitur micro-investment disinyalir menjadi kunci pertumbuhan pendapatan bunga dan komisi.

2. TipTip Balik Modal: Monetisasi Kreator Lokal Makin Kokoh

Sehari berselang, Rabu (13/5/2026), platform monetisasi konten TipTip mengumumkan pencapaian laba operasional Rp 4,5 miliar di kuartal yang sama. Setelah tiga tahun beroperasi, startup yang dipimpin Albert Lucius ini berhasil menyeimbangkan biaya akuisisi kreator dengan pendapatan dari langganan pengguna.

“Kami berhasil mempertahankan 500 ribu kreator aktif dan mendorong pendapatan per pengguna (ARPU) naik 28% YoY melalui fitur konten eksklusif dan sistem tipping yang lebih mulus,” jelas Albert.

Data internal menunjukkan volume transaksi TipTip mencapai Rp 820 miliar pada Januari-Maret 2026, didominasi oleh kategori edukasi, kuliner, dan musik. Platform ini kini merambah fitur live commerce untuk mendorong lebih banyak sumber pendapatan non-iklan.

3. Danantara Masuk Cap Table GoTo: Akuisisi Senyap di Balik Pasar

Informasi ketiga yang mengemuka pada Kamis (14/5/2026) berasal dari laporan kepemilikan saham GoTo yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia. Danantara, entitas pengelola investasi strategis, tercatat memiliki 1,52% saham GoTo atau setara 2,1 miliar lembar saham, yang diakumulasi melalui transaksi pasar secara bertahap sejak Februari 2026.

“Masuknya Danantara bukan sekadar diversifikasi portofolio. Ini adalah sinyal bahwa valuasi GoTo sudah menarik bagi investor institusi jangka panjang,” kata analis dari Stockbit, Hendra Wijaya.

Dengan harga rata-rata akuisisi di Rp 98 per saham, Danantara menggelontorkan dana sekitar Rp 205 miliar. Langkah ini memperkuat posisi GoTo yang kini mulai beralih dari strategi bakar uang ke efisiensi operasional, sejalan dengan target EBITDA positif pada kuartal IV-2026.

Bonus: Aliran Modal Hyperscale dan Laporan Fintech APAC

Di luar tiga peristiwa di atas, pekan ini juga diwarnai oleh investasi besar di sektor pusat data hyperscale di Greater Jakarta. Tiga konsorsium asing mengumumkan komitmen bersama senilai Rp 12 triliun untuk membangun kampus data center di kawasan Bekasi dan Karawang, yang diyakini bakal mendongkrak kapasitas komputasi awan nasional hingga 40% pada 2027.

Sementara itu, laporan Money20/20 Future of Fintech in APAC 2026 menyoroti Indonesia sebagai salah satu pasar paling dinamis. Beberapa temuan kunci dari laporan tersebut antara lain:

  • Pertumbuhan pembayaran digital Indonesia diproyeksikan mencapai 22% CAGR hingga 2028.
  • Regulasi AI di sektor keuangan mulai diperketat, membuka peluang bagi regtech lokal.
  • Kolaborasi bank-fintech menjadi mesin utama inklusi keuangan di luar Pulau Jawa.

Berbagai sinyal ini menegaskan bahwa meski tekanan global masih ada, ekosistem teknologi Indonesia tetap menunjukkan daya tahan dan evolusi menuju profitabilitas serta konsolidasi yang lebih matang.

[SOCIAL_TWEET]: Pekan panas ekosistem teknologi Indonesia! Ajaib meroket ke profit, TipTip balik modal, dan Danantara masuk GoTo. Sinergi fintech & investasi kian solid. #TechEcosystem #Ajaib #GoTo[SOCIAL_TG]: 📊 Rangkuman minggu ini: Ajaib cetak laba Rp21,7 M, TipTip untung Rp4,5 M, Danantara kuasai 1,52% saham GoTo. Ekosistem digital RI makin dewasa! 🚀

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User