IHSG Menguat 0,45 Persen, Investor Kembali Buru Saham Blue Chip

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan pada perdagangan Kamis, 4 Juli 2024. Setelah sempat bergerak fluktuatif di sesi awal, ind

Jul 13, 2026 - 14:03
0 0
IHSG Menguat 0,45 Persen, Investor Kembali Buru Saham Blue Chip

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan pada perdagangan Kamis, 4 Juli 2024. Setelah sempat bergerak fluktuatif di sesi awal, indeks komposit Bursa Efek Indonesia (BEI) ini akhirnya ditutup di zona hijau, melanjutkan momentum positif dari hari sebelumnya.

Perjalanan IHSG Sepanjang Hari

Mengawali perdagangan pagi, IHSG dibuka pada level 7.182,45 poin. Indeks sempat melemah tipis di menit-menit pertama karena aksi ambil untung dari kenaikan kemarin. Namun, tekanan jual mereda dengan cepat. Berikut kronologi pergerakan IHSG hari ini:

  1. Sesi I (09.00–12.00 WIB): Indeks bergerak mixed, sempat menyentuh level terendah harian di 7.165,12 sebelum berbalik naik. Saham-saham sektor energi dan konsumer mulai menguat, menarik minat beli investor asing.
  2. Sesi II (13.30–16.00 WIB): Penguatan semakin solid. IHSG menembus level 7.200 dan terus menguat hingga penutupan. Tidak ada tekanan signifikan menjelang akhir sesi.
  3. Penutupan: IHSG ditutup pada 7.215,20, naik 32,75 poin atau setara 0,45 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Volume perdagangan tercatat sebanyak 12,3 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp9,8 triliun. Sebanyak 256 saham menguat, 198 saham melemah, dan 159 saham stagnan. Investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp450 miliar.

Dorongan dari Bursa Asia dan Wall Street

Penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan bursa Asia yang mayoritas menghijau. Indeks Nikkei 225 menguat 0,28 persen, Hang Seng naik 0,55 persen, dan Strait Times bertambah 0,33 persen. Sementara itu, Wall Street pada Rabu malam juga ditutup positif, dengan Dow Jones Industrial Average menguat 0,15 persen dan S&P 500 naik 0,32 persen. Kondisi ini memberikan sinyal risk-on bagi investor di Indonesia.

Rupiah pada perdagangan hari ini juga bergerak menguat di kisaran Rp16.350 per dolar AS, turun dari level sebelumnya Rp16.420. Stabilnya nilai tukar memberikan keyakinan tambahan bagi investor asing untuk masuk ke pasar saham domestik.

Faktor Pendorong Penguatan

Beberapa katalis menjadi pendorong utama kinerja positif IHSG hari ini. Pertama, rilis data sektor jasa Amerika Serikat yang lebih lemah dari ekspektasi justru memperkuat pandangan bahwa The Federal Reserve akan menahan suku bunga lebih lama. Hal ini memicu aliran dana asing ke aset berisiko termasuk pasar saham negara berkembang seperti Indonesia. Kedua, harga komoditas energi global, terutama batu bara, kembali menguat, mendorong saham-saham tambang domestik.

“Ekspektasi pelonggaran moneter global dan stabilnya rupiah dalam dua hari terakhir memberikan kelegaan bagi pelaku pasar,” ujar Andi Wijaya, Analis Senior PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia. Ia menambahkan, aksi beli institusional di sejumlah saham unggulan juga turut menopang indeks.

Perbandingan Kinerja Sektoral Hari Ini

Berikut data perubahan indeks sektoral di BEI pada 4 Juli 2024:

SektorPerubahan (%)
Energi+0,87%
Keuangan+0,62%
Konsumer Non-Primer+0,48%
Properti+0,31%
Infrastruktur+0,15%
Teknologi-0,14%

Kinerja Sektoral dan Saham-saham Penopang

Sejumlah saham mencatatkan kinerja cemerlang. Saham-saham unggulan seperti PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 2,3 persen ke poziom Rp2.950, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melesat 1,8 persen ke Rp9.500, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) ditutup menguat 0,8 persen ke Rp3.920. Sektor teknologi justru mengalami koreksi tipis 0,14 persen akibat aksi ambil untung pada saham-saham digital yang telah naik signifikan pekan lalu.

Proyeksi Pasar Jumat, 5 Juli 2024

Analis memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya pada akhir pekan, didukung oleh akumulasi investor asing dan rilis data cadangan devisa Indonesia yang diproyeksikan stabil. Namun, pelaku pasar diimbau tetap mewaspadai fluktuasi karena rilis data ketenagakerjaan AS yang dijadwalkan keluar malam nanti dapat mempengaruhi sentimen global.

“Secara teknikal, IHSG berada di atas moving average 20 hari dan RSI masih di area netral, sehingga potensi menuju 7.250 masih terbuka,” tambah Andi. Level support berada di 7.150, sementara resistance di 7.280.

[SOCIAL_TWEET]: IHSG kembali menghijau! 🔥 Indeks ditutup menguat 0,45% ke level 7.215. Investor asing net buy Rp450 miliar. Sektor energi memimpin. Cek data lengkapnya di sini: #IHSG #BursaEfekIndonesia #SahamIndonesia[SOCIAL_TG]: 📈 IHSG Naik 0,45%! Sektor energi meroket. Net buy asing Rp450 miliar. Baca analisa lengkapnya di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User