9 SMA Terbaik Sulteng Unjuk Wawasan Kebangsaan dalam LCC Empat Pilar MPR RI

Palu – Sebanyak sembilan sekolah menengah atas (SMA) terbaik dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah bertarung dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik I

Jul 08, 2026 - 05:49
0 0
9 SMA Terbaik Sulteng Unjuk Wawasan Kebangsaan dalam LCC Empat Pilar MPR RI

Palu – Sebanyak sembilan sekolah menengah atas (SMA) terbaik dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah bertarung dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) tingkat provinsi. Ajang yang digelar di Birobuli Utara, Palu Selatan, pada Senin (22/6) ini menjadi panggung bergengsi untuk mengukur pemahaman generasi muda terhadap fondasi ideologi dan konstitusi bangsa.

Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Longki Djanggola, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa perhelatan ini memiliki dimensi yang jauh melampaui sekadar adu kecerdasan.

“LCC Empat Pilar MPR RI bukan sekadar ajang kompetisi. Agenda ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat semangat kebangsaan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Longki Djanggola di hadapan peserta dan tamu undangan.

Longki menjelaskan, kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian ketat kejuaraan tingkat nasional yang melibatkan 38 provinsi di seluruh Indonesia. Rangkaian lomba telah resmi dimulai sejak 31 Maret 2026, dan kini memasuki babak penyisihan di masing-masing daerah. Kehadiran kontingen Sulawesi Tengah dalam gelaran ini dinilai sebagai langkah penting yang menegaskan komitmen daerah dalam upaya berkelanjutan membumikan nilai-nilai fundamental bangsa kepada para pelajar.

Menurut laporan yang dihimpun media kami, sembilan SMA yang bertanding hari ini merupakan hasil seleksi ketat di tingkat kabupaten/kota sebelumnya. Masing-masing sekolah mengirimkan tim terbaiknya untuk menjawab soal-soal seputar empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Format cerdas cermat ini dirancang tidak hanya mengandalkan hafalan, tetapi juga pemahaman kontekstual terhadap penerapan nilai-nilai tersebut dalam dinamika kehidupan bermasyarakat. Para peserta diuji kemampuannya dalam menjawab pertanyaan cepat, studi kasus, hingga menyusun argumen berbasis konstitusi.

Longki Djanggola menambahkan, generasi muda perlu menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengimplementasikan empat pilar MPR RI. Ia berharap, melalui kompetisi semacam ini, para siswa tidak hanya meraih prestasi akademik, melainkan juga tumbuh menjadi warga negara yang kritis, toleran, dan berwawasan kebangsaan kuat.

Provinsi Sulawesi Tengah sendiri menargetkan dapat meloloskan perwakilan terbaiknya ke babak nasional. Tim pemenang dari tingkat provinsi ini nantinya akan mewakili Sulteng untuk bertarung melawan delegasi dari seluruh Indonesia. Panitia penyelenggara menyebutkan, animo sekolah-sekolah di Sulteng tahun ini sangat tinggi, menunjukkan adanya kesadaran kolektif akan pentingnya literasi kebangsaan di kalangan remaja.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur dinas pendidikan setempat, pengawas sekolah, serta tokoh masyarakat yang memberikan dukungan moral bagi seluruh peserta. Suasana kompetisi berlangsung sportif dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat pelajar yang haus akan pengetahuan tentang jati diri bangsanya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Lapangan. Reporter lapangan peristiwa terkini.

Comments (0)

User