3 Karyawan Percetakan Disekap di Ruko Jakpus, Kaki Diborgol-Diikat Tali Baja
Aparat kepolisian mengamankan dua orang terduga pelaku usai menggagalkan aksi penyekapan terhadap tiga karyawan percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Ketiga korban ditemukan dalam kondisi mempr
Aparat kepolisian mengamankan dua orang terduga pelaku usai menggagalkan aksi penyekapan terhadap tiga karyawan percetakan di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Ketiga korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di dalam sebuah ruko yang dijadikan tempat penyekapan.
Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro menjelaskan, pihaknya mendapati para korban dengan kaki terborgol dan terikat kuat menggunakan tali baja maupun rantai besi. Situasi tersebut segera mendapat penanganan intensif begitu tim kepolisian tiba di lokasi kejadian.
"Saat berada di TKP benar korban bernama Tegar Saputra dan Muhamad Rafli Jaelani, terlihat di borgol bagian kakinya sambil diikat tali baja juga korban bernama Adit Saputra diborgol bagian kaki dan diikat menggunakan rantai besi," kata Widodo, Minggu (28/6/2026).
Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga yang mencurigai aktivitas tidak wajar di ruko tersebut. Petugas yang melakukan penyelidikan kemudian menemukan tiga korban dalam keadaan terpasung. Polisi tak memerlukan waktu lama untuk mengidentifikasi dua terduga pelaku yang langsung diamankan di tempat terpisah.
Ketiga korban diketahui merupakan pekerja di sebuah usaha percetakan. Hingga kini polisi masih mendalami motif di balik aksi brutal itu, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain. Dugaan sementara mengarah pada perselisihan bisnis, namun kepolisian belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti peristiwa tersebut.
“Korban langsung kami evakuasi dan mendapatkan pendampingan medis serta psikologis. Sementara dua pelaku sedang diperiksa secara maraton,” tambah Widodo dalam keterangan terpisah.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan di lingkungan usaha kecil yang dipicu oleh persaingan tidak sehat. Masyarakat di sekitar lokasi mengaku terkejut karena selama ini ruko tersebut dikenal sebagai tempat percetakan biasa, bukan sarang kriminalitas. Polisi berjanji akan meningkatkan patroli di kawasan padat usaha guna mencegah kejadian serupa.
Hingga berita ini diturunkan, Tim Beritatercepat.com masih menunggu hasil lengkap pemeriksaan sementara yang dijadwalkan akan dirilis kepolisian dalam konferensi pers besok. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Beritatercepat.com melaporkan perkembangan kasus ini langsung dari lokasi.
Comments (0)