Monday, 24 August 2026 | 17:13 WIB

200 Aparat Kepung Lokasi Bentrokan Maut di Tambak Menteng

BARU SAJA — Ratusan personel gabungan langsung mengepung kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, hanya beberapa menit setelah bentrokan berdarah yang menewaskan dua orang meletus pada Kamis di...

Jul 28, 2026 - 10:25
0 1
200 Aparat Kepung Lokasi Bentrokan Maut di Tambak Menteng

BARU SAJA — Ratusan personel gabungan langsung mengepung kawasan Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, hanya beberapa menit setelah bentrokan berdarah yang menewaskan dua orang meletus pada Kamis dini hari. Langkah cepat ini diambil untuk mencegah baku serang susulan dan mengamankan bukti di tempat kejadian.

Kronologi Singkat

Bentrokan diduga dipicu sengketa lahan parkir yang telah memanas antara dua kelompok warga sejak seminggu terakhir. Puncaknya terjadi sekitar pukul 02.30 WIB saat massa saling serang memakai senjata tajam dan batu. Dua korban tewas di lokasi dan tiga lainnya dilaporkan luka parah, kini dirawat di RSUD Tarakan. Saksi mata menyebut suasana mendadak kacau dengan teriakan dan kepanikan massal.

Penjagaan Ketat

Kepolisian dan TNI langsung membentuk perimeter baja. 200 personel gabungan dari Reserse, Brimob, dan Kodim setempat diterjunkan. Mereka memblokade akses masuk, menggelar patroli rutin, serta mendirikan pos komando darurat di gerbang masuk Tambak. Setiap kendaraan dan warga yang melintas diperiksa identitasnya.

  • Personel: 200 orang gabungan TNI-Polri
  • Lokasi: Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat
  • Waktu bentrokan: Kamis 02.30 WIB
  • Korban: 2 tewas, 3 luka berat
  • Pemicu: sengketa lahan parkir antarwarga

Situasi Terkini

Hingga pukul 09.00 WIB, suasana dilaporkan masih tegang meski sudah terkendali. Beberapa anggota keluarga korban mencoba mendekati lokasi namun dihalau petugas. Tim Inafis masih mengolah TKP, sementara penyidik mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi. Polres Jakarta Pusat memastikan belum ada penangkapan tetapi sudah mengidentifikasi sejumlah provokator.

Imbauan dan Langkah Selanjutnya

Kapolres mengimbau warga tetap tenang dan tidak terprovokasi. Mediasi antara pihak bertikai diagendakan siang ini di kantor kelurahan. Status siaga satu masih berlaku dan penambahan personel dimungkinkan jika situasi memburuk. Pihak TNI menegaskan kehadiran mereka murni untuk membantu pengamanan dan menjamin ketertiban umum.

Aparat berjanji akan menuntaskan kasus ini dalam waktu singkat dan meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User