BARU SAJA — Sesosok mayat laki-laki ditemukan di area kebun campuran Dusun Krajan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Mantup, pukul 06.15 WIB pagi ini. Jasad yang belakangan dipastikan bernama Sutrimo (45) tersebut sontak menggegerkan warga setempat yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi.
Kronologi Singkat
Sejumlah saksi mata yang pertama kali melihat jasad mengaku terkejut karena posisi tubuh korban tidak wajar. "Saya kira boneka, tapi pas didekati ternyata mayat," ujar seorang warga yang enggan disebut namanya. Tim Inafis Polres Lamongan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 07.20 WIB setelah menerima laporan dari perangkat desa.
Identitas dan Kondisi Korban
- Nama: Sutrimo (45), warga Dusun Krajan, RT 02/RW 01, Desa Sidomulyo.
- Pekerjaan sehari-hari: buruh tani.
- Kondisi jasad: ditemukan dalam posisi telentang dengan luka lebam di bagian wajah dan leher.
- Pakaian: kaus oblong gelap dan celana pendek.
- Tidak ditemukan identitas diri, namun warga langsung mengenali korban.
Lokasi Penemuan
Jasad Sutrimo tergeletak di semak-semak pinggir kebun tebu yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah korban. Lokasi ini baru pertama kali disebut-sebut sebagai titik penemuan setelah sebelumnya beredar spekulasi liar di media sosial bahwa jasad dibuang di area tambak atau sungai. Polisi mengonfirmasi bahwa titik temuan ini adalah lokasi asli, bukan hasil pemindahan.
Penyelidikan Awal
Kapolsek Mantup, AKP Dwi Prasetyo, menyatakan pihaknya masih mendalami motif dan pelaku. "Kami sudah mengantongi beberapa petunjuk dari TKP. Korban diduga telah meninggal kurang lebih 6 jam sebelum penemuan," ujarnya singkat. Barang bukti yang diamankan meliputi sebilah kayu balok dengan bercak darah, sepasang sandal jepit, dan ponsel korban yang retak.
- Korban terakhir terlihat warga sekitar pukul 22.00 WIB, Sabtu malam.
- Tidak ada saksi yang mendengar keributan di sekitar TKP.
- Polisi periksa 5 orang saksi termasuk keluarga dan tetangga dekat.
- Hasil visum luar sementara menunjukkan tanda kekerasan tumpul.
Jenazah Sutrimo telah dievakuasi ke RSUD dr. Soegiri Lamongan untuk autopsi lebih lanjut. Warga diimbau tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. UPDATE berikutnya akan disampaikan begitu hasil autopsi dan pemeriksaan saksi keluar.
Comments (0)