Aug 29, 2026
breaking

Warga Bojonegara Blokade Total Jalan, Desak Percepatan Lebar Jalur Puloampel

BARU SAJA, 09.00 WIB – Ratusan warga Kecamatan Bojonegara nekat menutup total Jalan Bojonegara-Puloampel dengan barikade batu dan ban terbakar.Aksi mendadak ini memicu kemacetan sepanjang 5 kilomete...

Warga Bojonegara Blokade Total Jalan, Desak Percepatan Lebar Jalur Puloampel

BARU SAJA, 09.00 WIB – Ratusan warga Kecamatan Bojonegara nekat menutup total Jalan Bojonegara-Puloampel dengan barikade batu dan ban terbakar.

Aksi mendadak ini memicu kemacetan sepanjang 5 kilometer di kedua arah. Kendaraan besar dan sepeda motor tak bisa melintas.

Warga berteriak lantang meminta pemerintah segera merealisasikan proyek pelebaran jalan yang sudah dijanjikan sejak 2024.

Tuntutan Tegas Warga

Mereka membawa spanduk bertuliskan "Jangan Bohongi Kami" dan "Aspal Sekarang atau Jalan Kami Tutup Selamanya".

Koordinator aksi, yang enggan disebut namanya, menyatakan bahwa warga sudah lelah menunggu.

"Janji tinggal janji. Setiap tahun anggaran masuk, tapi pelebaran tak kunjung dikerjakan," ujarnya di lokasi.

Kronologi Penutupan

Penutupan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Massa secara spontan mengumpulkan material penghalang dari pinggir jalan.

Beberapa warga terlihat menyulut ban bekas, menimbulkan asap hitam tebal yang mengepung area.

Arus lalu lintas dari arah Serang dan Merak langsung terputus. Antrean kendaraan mengular hingga kilometres.

  • Waktu kejadian: Senin, 27 Juli 2026, pukul 07.00 – 11.00 WIB
  • Lokasi blokade: Jalan Bojonegara-Puloampel, tepat di perbatasan desa
  • Tuntutan utama: Pelaksanaan fisik pelebaran jalan dimulai paling lambat Agustus 2026
  • Dampak: Ratusan kendaraan terjebak, distribusi logistik terlambat, warga yang bekerja di kota terlantar
  • Pihak terkait: Polsek Bojonegara, Camat, dan Dinas PU Kabupaten Serang datang ke lokasi

Respons Pemerintah

Camat Bojonegara, saat dikonfirmasi, menyatakan akan menyampaikan tuntutan ini ke Bupati Serang sore ini.

"Kami memahami kemarahan warga. Proyek ini memang tertunda karena refocusing anggaran tahun lalu," katanya.

Dia berjanji akan mengupayakan dimulainya konstruksi dalam dua pekan ke depan.

Kemacetan Lumpuhkan Aktivitas

Penutupan jalan mengakibatkan kerugian ekonomi tidak sedikit. Puluhan sopir truk dan pengusaha logistik mengeluh.

"Saya harus menambah biaya solar karena menunggu berjam-jam," ujar seorang sopir yang mengangkut hasil laut.

Selain itu, akses ke Pelabuhan Bojonegara ikut terhambat. Distribusi ikan dan barang ke luar daerah tertunda.

Mengapa Proyek Ini Kritis?

Jalan Bojonegara-Puloampel merupakan urat nadi perekonomian pesisir utara Serang. Setiap hari dilewati ribuan kendaraan niaga.

Lebar jalan yang hanya 4 meter tak lagi memadai. Kecelakaan kerap terjadi akibat kendaraan besar sulit berpapasan.

Pelebaran menjadi 8 meter sudah direncanakan sejak 2023. Namun, proses lelang proyek baru selesai awal 2026.

Kronologi Negosiasi

Polsek Bojonegara tiba di lokasi pukul 08.00 WIB. Mereka langsung berdialog dengan perwakilan massa.

Camat dan Kepala Desa setempat ikut menenangkan warga. Jaminan percepatan proyek diberikan secara lisan.

Setelah 3 jam negosiasi, warga sepakat membuka jalan dengan syarat ada kepastian tertulis dari Bupati.

Akhir Aksi

Setelah kesepakatan dicapai, barikade dibongkar sukarela oleh warga sekitar pukul 11.00 WIB. Jalan kembali normal.

Namun, warga mengancam akan kembali menutup akses jika janji tak kunjung terealisasi.

UPDATE 11.30 WIB – Kepala Dinas PU Kabupaten Serang dijadwalkan temu langsung dengan perwakilan warga besok pagi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User