GROBOGAN, Beritatercepat.com — Proyek rehabilitasi dan revitalisasi gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri Tanggirejo di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga pertengahan September, pengerjaan fisik bangunan sekolah yang sempat mengalami kerusakan berat tersebut dilaporkan telah mencapai progres sekitar 40 persen.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melakukan peninjauan lapangan secara langsung guna memastikan seluruh tahapan rekonstruksi berjalan sesuai spesifikasi teknis dan target waktu yang ditetapkan. Langkah ini diambil untuk mempercepat pemulihan ruang belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa.
Kronologi dan Tahapan Revitalisasi Gedung Sekolah
Kondisi bangunan SDN Tanggirejo sebelumnya memprihatinkan setelah struktur atap mengalami kerusakan parah hingga roboh. Pemerintah pusat melalui mekanisme koordinasi lintas sektor langsung bergerak cepat mengalokasikan bantuan darurat. Berikut rekam jejak penanganan revitalisasi gedung sekolah tersebut:
- Identifikasi Kerusakan dan Penyelamatan: Struktur atap ruang kelas SDN Tanggirejo mengalami keruntuhan struktural, memaksa kegiatan belajar mengajar dipindahkan sementara demi menghindari korban jiwa.
- Pemberian Bantuan Khusus: Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan penanganan infrastruktur pendidikan rusak melalui mekanisme Bantuan Presiden (Banpres) yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
- Pelaksanaan Rekonstruksi Terpadu: Pengerjaan fisik dimulai dengan membongkar material rentan dan membangun kembali kerangka atap baru berbahan kokoh, pembenahan lantai, serta perbaikan fasilitas pendukung.
- Capaian Konstruksi 40 Persen: Hingga saat ini, pembangunan struktur utama telah rampung sebagian besar, mencakup pemasangan kerangka atap, sanitasi, dan persiapan ruang digital.
Prioritaskan Keselamatan dan Kualitas Ruang Belajar
Dalam kunjungannya ke lokasi proyek pada Kamis (10/9/2026), Wamendikdasmen menegaskan bahwa aspek keselamatan peserta didik adalah prioritas mutlak yang tidak dapat ditawar dalam penyelenggaraan pendidikan nasional.
“Sekolah tidak boleh menjadi tempat yang membahayakan anak-anak. Pendidikan hanya dapat berlangsung dengan baik apabila rasa aman hadir lebih dahulu,” tegas Fajar Riza Ul Haq saat memantau progres pembangunan di lokasi.
Ia menambahkan bahwa arahan Presiden Prabowo menekankan pentingnya respon cepat terhadap infrastruktur publik yang menyangkut hajat hidup masyarakat, khususnya sekolah-sekolah di daerah. Kolaborasi lintas kementerian menjadi kunci percepatan agar alokasi bantuan langsung terealisasi di lapangan tanpa hambatan birokrasi.
Cakupan Fasilitas Baru: Dari Sanitasi hingga Laboratorium Komputer
Proyek revitalisasi SDN Tanggirejo tidak sekadar memperbaiki ruang kelas yang roboh, melainkan melakukan peningkatan mutu sarana penunjang pembelajaran secara menyeluruh. Ruang lingkup pekerjaan meliputi:
- Rehabilitasi Menyeluruh Atap dan Rangka: Penggantian konstruksi atap lapuk dengan material baja ringan berkualitas standar nasional untuk menjamin ketahanan jangka panjang.
- Pembaruan Lantai dan Dinding: Rekonstruksi lantai kelas serta penguatan dinding penopang untuk mengantisipasi pergeseran tanah.
- Pembangunan Fasilitas Sanitasi Modern: Pembangunan toilet baru yang higienis dan ramah anak demi mendukung pola hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
- Laboratorium Komputer: Penyediaan ruang laboratorium komputer lengkap guna menunjang program literasi digital dan asesmen berbasis komputer.
Pemerintah menargetkan pembangunan SDN Tanggirejo rampung tepat waktu agar ratusan siswa dapat kembali menikmati fasilitas belajar yang aman, representatif, dan modern.
Comments (0)