Viral! Warga di Lampung Timur Tambal Jalan Rusak Pakai Cangkang Kerang, Alasannya Bikin Salut
Sebuah video yang menampilkan aksi gotong royong warga menambal jalan berlubang menggunakan cangkang kerang mendadak viral di media sosial. Aksi yang direk
Sebuah video yang menampilkan aksi gotong royong warga menambal jalan berlubang menggunakan cangkang kerang mendadak viral di media sosial. Aksi yang direkam di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, ini langsung menuai pujian dari warganet karena kreativitas dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan. Alih-alih mengeluh menunggu perbaikan dari pihak berwenang, warga setempat tampak kompak mengangkut karung-karung berisi cangkang kerang untuk menutupi lubang-lubang menganga di jalan desa yang kerap memakan korban pengendara motor.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @terang_media, terlihat jelas bagaimana para pria dewasa hingga pemuda bahu-membahu menuangkan tumpukan cangkang kerang ke badan jalan yang retak dan ambles. Kondisi jalan yang memprihatinkan dengan genangan air dan lumpur di beberapa titik langsung berubah menjadi lebih padat dan bisa dilalui kendaraan setelah material cangkang tersebut diratakan menggunakan cangkul dan dipadatkan dengan cara diinjak-injak atau dilindas kendaraan. Lokasi penambalan darurat itu berada di jalur alternatif yang cukup vital bagi mobilitas warga pesisir.
Herman (45), salah satu warga yang ikut serta dalam aksi sosial tersebut, menjelaskan bahwa penggunaan cangkang kerang bukanlah tanpa alasan. Di kawasan pesisir Labuhan Maringgai yang didominasi oleh tambak dan nelayan, limbah cangkang kerang sangat melimpah dan kerap menjadi sampah yang tidak termanfaatkan. Melihat kondisi jalan yang semakin rusak pasca hujan deras, warga berinisiatif mencari solusi cepat dan murah.
"Kami sudah seminggu lebih menunggu ada perbaikan, tapi mungkin karena antrean panjang, belum tersentuh juga. Daripada banyak korban jatuh dan motor rusak, kami putuskan cari material yang ada di sini. Cangkang kerang banyak, keras, dan kalau sudah dipadatkan bisa jadi alas yang cukup kuat untuk sementara,"ujar Herman saat dihubungi Liputan6.com, Selasa. Fenomena ini membuktikan bahwa kearifan lokal dan semangat swadaya masyarakat mampu menjadi solusi di tengah keterbatasan infrastruktur. Selain mengatasi masalah sampah cangkang, langkah ini juga secara instan mengurangi risiko kecelakaan. Warganet pun ramai-ramai menyandingkan video tersebut dengan jargon "jalan keramat" atau "jalan berlubang" yang biasanya hanya dipenuhi kritik, namun kali ini berubah menjadi aksi nyata yang inspiratif. Pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif warga. Mereka memastikan bahwa jalan tersebut sudah masuk dalam prioritas perbaikan, meskipun saat ini masih dalam tahap pengadaan material aspal. Sebagai langkah darurat, penggunaan cangkang kerang dinilai cukup efektif untuk mengurangi dampak kerusakan sebelum perbaikan permanen dilakukan.
Comments (0)