Viral Link Pendaftaran BLT Lewat HP, Itu Penipuan

Beredar sebuah tangkapan layar yang menampilkan link pendaftaran pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diklaim bisa diakses langsung lewat ponsel. Li

Jul 12, 2026 - 07:39
0 0
Viral Link Pendaftaran BLT Lewat HP, Itu Penipuan

Beredar sebuah tangkapan layar yang menampilkan link pendaftaran pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diklaim bisa diakses langsung lewat ponsel. Link tersebut menyebar luas di WhatsApp, Facebook, dan Telegram, disertai ajakan untuk segera mendaftar agar mendapatkan kuota bantuan. Tim Cek Fakta Liputan6.com menerima banyak permintaan dari pembaca untuk menelusuri kebenaran link tersebut.

Kronologi Kemunculan Link Mencurigakan

Laporan pertama tentang link pendaftaran BLT ini masuk pada 10 September lalu. Berikut urutannya:

  1. Seorang pembaca mengirimkan tangkapan layar berisi pesan: "Pendaftaran BLT tahap 2 sudah dibuka! Daftar sekarang lewat HP, kuota terbatas. Klik link ini: [bit.ly.palsu]."
  2. Pesan tersebut dibagikan di beberapa grup keluarga dan komunitas online, dan dengan cepat menyebar karena mencantumkan logo Kementerian Sosial (Kemensos) dan kata "resmi".
  3. Modusnya, link akan mengarahkan ke formulir yang meminta data pribadi seperti NIK, nama lengkap, alamat, nomor telepon, bahkan foto KTP.
  4. Setelah data terisi, korban diminta mengirimkan kode OTP yang masuk ke ponselnya—yang kemudian disalahgunakan untuk mengakses rekening bank.

Penelusuran dan Verifikasi

Tim Cek Fakta melakukan penelusuran langsung ke situs resmi Kemensos dan kanal informasi terpercaya. Hasilnya:

  • Situs resmi pengecekan bansos hanya ada di cekbansos.kemensos.go.id. Tidak ada pendaftaran BLT secara online melalui link pendek atau web tidak dikenal.
  • Kemensos menegaskan bahwa pendaftaran data penerima bansos menggunakan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang diperoleh dari usulan daerah, bukan melalui pendaftaran mandiri via link.
  • Pihak Kemensos tidak pernah meminta kode OTP atau foto KTP melalui WhatsApp atau Telegram untuk keperluan pencairan BLT.
"Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati. Modus penipuan seperti ini sering muncul menjelang penyaluran bansos. Selalu pastikan informasi hanya dari akun resmi Kemensos," ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam siaran persnya.

Tim juga menemukan bahwa nama domain pada link tersebut bukan milik pemerintah, melainkan domain publik yang sering digunakan untuk phishing.

Ciri-Ciri Pesan Penipuan Bansos

Mengacu pada imbauan Kemensos dan Kominfo, berikut ciri penipuan yang patut diwaspadai:

  • Menggunakan tautan pendek seperti bit.ly, tinyurl, atau domain aneh.
  • Meminta data pribadi termasuk NIK, nomor rekening, dan kode OTP.
  • Membuat urgensi palsu, seperti "kuota terbatas" atau "hanya hari ini".
  • Tidak ada informasi lengkap tentang sumber pesan atau kontak resmi yang bisa diverifikasi.

Cara Aman Mengecek Bantuan Sosial

Agar terhindar dari penipuan, masyarakat dapat melakukan pengecekan BLT atau bansos lain melalui jalur resmi berikut:

  1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id dan masukkan data sesuai KTP.
  2. Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
  3. Hubungi call center Kemensos di 171 atau layanan pengaduan di 0822-1754-1101.
  4. Jangan percaya pada link dari pesan berantai atau media sosial yang tidak jelas asal-usulnya.

Jika sudah terlanjur memberikan data pribadi atau kode OTP, segera ganti PIN mobile banking, hubungi bank untuk memblokir transaksi mencurigakan, dan laporkan kejadian tersebut ke call center Kemensos serta Satgas Penanganan Pengaduan Penipuan Online.

[SOCIAL_TWEET]: WASPADA! Beredar link pendaftaran BLT lewat HP yang mengaku resmi dari Kemensos. Itu PENIPUAN. Jangan klik, jangan isi data, apalagi bagikan kode OTP! Cek faktanya di @cekfaktaliputan6 #BLT #PenipuanOnline #CekFakta[SOCIAL_TG]: ⚠️ HATI-HATI! Link pendaftaran BLT di WhatsApp lagi viral, tapi itu MODUS PENIPUAN! 🚫 Kemensos nggak pernah buka pendaftaran lewat link begitu. Yuk, cek langsung kebenarannya di artikel ini, dan bagikan ke keluarga biar nggak ada yang jadi korban! 👇

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User