Update Duka: 12 Tewas Kecelakaan Maut Pantura Indramayu

BARU SAJA — Jumlah korban jiwa dalam kecelakaan mengerikan di Jalur Pantura, tepatnya di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, melonjak menjadi 12 orang. Informasi ini dikonfirmasi petugas medis ...

Jul 13, 2026 - 14:09
0 0

BARU SAJA — Jumlah korban jiwa dalam kecelakaan mengerikan di Jalur Pantura, tepatnya di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, melonjak menjadi 12 orang. Informasi ini dikonfirmasi petugas medis setelah sejumlah korban kritis tak tertolong di rumah sakit.

Peristiwa nahas yang melibatkan setidaknya tiga kendaraan berat itu terjadi pada dini hari tadi. Tim evakuasi darurat langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi para korban yang terjepit badan kendaraan ringsek. Lalu lintas di jalur utama Pantura sempat lumpuh total selama hampir tiga jam.

Kronologi Singkat di Lokasi

Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, tabrakan beruntun dipicu oleh sebuah truk tronton yang diduga mengalami rem blong. Truk itu menghantam bagian belakang bus penumpang yang tengah berhenti, lalu terdorong ke jalur berlawanan dan menabrak truk tangki. Benturan keras langsung memicu kepanikan dan suara ledakan kecil akibat gesekan material.

Fakta Kunci Perkembangan Korban

  • 12 jiwa meninggal dunia — bertambah tiga orang dari data awal di lokasi kejadian.
  • Tambahan korban tewas berasal dari penumpang bus yang sempat kritis dengan luka bakar dan cedera kepala berat.
  • 9 korban langsung meregang nyawa di tempat, 3 lainnya wafat di IGD RSUD Indramayu.
  • 5 korban luka berat masih menjalani perawatan intensif, dua di antaranya dalam pengawasan ventilator.
  • Belasan korban luka ringan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan jahitan dan observasi singkat.

Kondisi Terkini dan Respons Pihak Berwenang

Kapolres Indramayu melalui Kasat Lantas menyatakan olah TKP masih berlangsung. Sampai siang ini, petugas masih berupaya mengidentifikasi seluruh jenazah karena banyak korban tidak membawa identitas. Ruang jenazah RSUD Indramayu dipenuhi keluarga yang panik mencari sanak saudara mereka.

“Kami kerahkan tim Disaster Victim Identification untuk mempercepat proses identifikasi,” ujar seorang perwira di lokasi. Pihak rumah sakit pun membuka posko informasi dan menyiagakan tim trauma healing bagi keluarga korban.

Jalur Pantura yang sempat ditutup total kini sudah bisa dilalui secara bergantian. Petugas kepolisian mengimbau pengguna jalan agar menghindari kepadatan dengan mencari rute alternatif melalui jalur tengah Indramayu. Sementara itu, bangkai kendaraan berat masih dalam proses pemindahan menggunakan mobil derek khusus.

Warga sekitar dan saksi mata mengaku mendengar bunyi benturan keras bak gemuruh. Beberapa di antaranya langsung berlari ke lokasi untuk membantu mengeluarkan korban dari puing-puing sebelum ambulans tiba. “Kaca berserakan, banyak yang terjepit, kami hanya bisa bantu apa adanya,” tutur seorang saksi dengan suara bergetar.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User