Tribun VIP Roboh di Purwokerto, 90 Luka Akibat Perebutan Kaos Drifter
BARU SAJA — Sebanyak 90 orang dilaporkan mengalami luka setelah tribun VIP di kompleks Gelanggang Olahraga Satria, Purwokerto, ambruk secara tiba-tiba pada Sabtu siang (26/7). Insiden yang terjadi d...
BARU SAJA — Sebanyak 90 orang dilaporkan mengalami luka setelah tribun VIP di kompleks Gelanggang Olahraga Satria, Purwokerto, ambruk secara tiba-tiba pada Sabtu siang (26/7). Insiden yang terjadi di tengah riuhnya gelaran Kejuaraan Nasional Drift Seri 3 Speed Fest 2 ini dipicu oleh aksi spontan penonton yang berebut kaus eksklusif bertanda tangan pembalap.
Suasana yang semula dipenuhi teriakan kagum melihat aksi mobil slimut tiba-tiba berubah menjadi kepanikan massal. Runtuhnya struktur baja dan papan kayu di sisi utara arena itu langsung menyedot seluruh perhatian dan memaksa panitia menghentikan sementara lomba.
Kronologi Detik-Detik Ambruk
Menurut sejumlah saksi mata, insiden bermula ketika seorang drifter selesai melakoni lintasan dan melemparkan beberapa kaus bertanda tangan ke arah tribun VIP. Puluhan penonton yang sejak awal tidak sepenuhnya duduk di bangku, serentak berebut bergerak maju ke sisi pagar pembatas. Gerakan masif dalam satu arah itu diduga langsung menekan sambungan konstruksi yang tidak dirancang untuk beban dinamis sebesar itu.
“Sekitar lima detik setelah rebutan, kami mendengar bunyi retakan keras. Platform langsung miring ke depan dan semua orang di deretan depan terempas jatuh,” ujar seorang relawan yang berada di dekat lokasi. Evakuasi langsung dilakukan oleh tim medis yang siaga di sekitar sirkuit, dibantu aparat kepolisian dan panitia yang sudah disiagakan sejak pagi.
Data Korban dan Respons Darurat
UPDATE — 30 MENIT LALU: Posko kesehatan darurat menkonfirmasi 90 korban luka, dengan mayoritas mengalami patah tulang, cedera kepala ringan, serta luka sobek akibat benturan besi. Tujuh korban dalam kondisi serius langsung dievakuasi ke RSUD Margono Soekarjo menggunakan ambulans. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa.
- Waktu kejadian: Sabtu, 26 Juli 2026, pukul 15.10 WIB
- Lokasi: Tribun VIP sisi utara GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah
- Pemicu langsung: Aksi penonton berebut kaus merchandise pembalap
- Total korban luka: 90 orang, 7 di antaranya dirawat intensif
- Status acara: Dihentikan sementara hingga investigasi awal selesai
Keluarga korban langsung dihubungi, dan para korban luka ringan diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan di tenda darurat yang didirikan di area parkir GOR. Ketua panitia menyatakan bahwa seluruh biaya perawatan ditanggung oleh asuransi acara.
Konstruksi Sementara Jadi Sorotan
Tribun VIP yang ambruk merupakan struktur non-permanen yang ditegakkan khusus untuk kejuaraan nasional ini. Berdasarkan penelusuran awal, struktur tersebut hanya dirancang untuk penonton duduk dan mengandalkan sambungan baut serta pin pengunci. Tanpa dinding penahan lateral tambahan, beban yang bergeser ke satu sisi secara mendadak menjadi titik kegagalan utama.
“Kami sudah meminta alat untuk memeriksa titik-titik pengelasan dan sertifikasi tribun. Dinas Pekerjaan Umum dan Satuan Reserse Kriminal masih mengamankan TKP,” ujar seorang perwira polisi yang enggan disebut nama. Panitia menegaskan bahwa proses perijinan termasuk audit teknis tribun sudah ditempuh, namun investigasi menyeluruh akan tetap dilakukan demi menghindari kejadian serupa di seri-seri selanjutnya.
Seorang saksi mata lain menambahkan, sebelum kejadian, sudah ada beberapa petugas yang memperingatkan penonton untuk tidak berdiri dan berdesakan di platform VIP, namun peringatan tersebut tidak diindahkan ketika momen pelemparan kaus terjadi. “Semua fokus ke suvenir, lalu lantai terasa goyang dan semuanya terjadi begitu cepat.”
Insiden ini langsung menjadi perhatian utama di kalangan komunitas drift nasional. Sejumlah pembalap dan tim langsung turun dari pit untuk membantu evakuasi. Salah satu drifter senior menyatakan keterkejutannya dan meminta maaf kepada korban melalui pengeras suara sirkuit. Ajang Speed Fest 2 yang diikuti puluhan pebalap dari berbagai daerah ini akan dievaluasi sepenuhnya, termasuk tata kelola penonton dan standar keselamatan tribun sementara. Kepolisian Resor Banyumas telah memasang garis polisi di sekitar area ambruk dan mengimbau warga untuk tidak berspekulasi sebelum hasil investigasi resmi keluar.
Comments (0)