Tribun VIP Kejurnas Drift Ambruk, 90 Orang Terluka di Banyumas

BARU SAJA, tragedi memilukan terjadi di arena Kejuaraan Nasional Drift Seri 3 tahun 2026. Sebanyak 90 orang terluka saat tribun VIP di kompleks GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, ambruk tiba-...

Jul 27, 2026 - 22:58
0 0
Tribun VIP Kejurnas Drift Ambruk, 90 Orang Terluka di Banyumas

BARU SAJA, tragedi memilukan terjadi di arena Kejuaraan Nasional Drift Seri 3 tahun 2026. Sebanyak 90 orang terluka saat tribun VIP di kompleks GOR Satria, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, ambruk tiba-tiba. Insiden mencekam itu berlangsung pada Minggu (26/7/2026) saat ajang Speed Fest 2 sedang ramai disaksikan penonton.

Kejadian nahas ini bermula dari aksi spontan para drifter yang melempar cendera mata berupa kaus ke arah penonton. Ratusan penonton di tribun VIP langsung berebutan, menyebabkan lonjakan beban tak terduga pada struktur baja tribun. Dalam hitungan detik, bagian depan tribun jebol dan puluhan orang jatuh dari ketinggian sekitar tiga meter.

  • 90 orang dilaporkan mengalami luka
  • Lokasi: GOR Satria Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah
  • Waktu: Minggu, 26 Juli 2026
  • Penyebab awal: Rebutan kaus drifter memicu kelebihan beban tribun
  • Status: Evakuasi darurat dilakukan, korban dilarikan ke rumah sakit

Data sementara dari Dinas Kesehatan Banyumas menunjukkan bahwa dari 90 korban, 15 di antaranya harus menjalani perawatan intensif. Mereka menderita patah tulang rusuk, cedera tulang belakang, dan luka di kepala. Sementara itu, puluhan lainnya hanya mengalami luka lecet dan memar.

Detik-detik Mencekam

Saksi mata, Andi Wibowo (35), warga Purwokerto yang berada di lokasi, menggambarkan suasana panik. Awalnya semua gembira menyaksikan drift. Tiba-tiba ada yang teriak kaus, terus semua maju ke depan. Saya dengar suara gemuruh, lalu tribun ambrol. Semua histeris, tuturnya. Ia melihat banyak penonton tertimpa reruntuhan besi dan kayu.

Dari rekaman video amatir yang beredar, tampak tribun yang semenjak awal penuh sesak langsung rubuh begitu massa bergerak serentak. Suara jeritan dan teriakan minta tolong langsung memenuhi arena. Beberapa relawan yang merupakan anggota komunitas otomotif bahu-membahu mengevakuasi korban sebelum petugas datang.

Tim medis yang siaga di lokasi langsung melakukan pertolongan. 12 ambulans dikerahkan ke arena. Korban luka dibawa ke RSUD Margono Soekarjo, RS Ananda, dan RS Wijayakusuma. Data sementara, 15 korban mengalami luka berat seperti patah tulang dan trauma kepala. Sisanya luka ringan hingga sedang.

Penyebab Ambruk

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol. Edi Suranta, menyatakan tribun didesain untuk beban statis, namun aksi rebutan menciptakan beban dinamis berlebih. Kami masih menyelidiki apakah ada kelalaian konstruksi. Yang jelas, peristiwa ini berawal dari lonjakan massa yang tidak terduga, ujarnya.

Pakar konstruksi dari Universitas Jenderal Soedirman, Dr. Ir. Handoko, menduga beban yang tidak merata menjadi pemicu utama. Tribun penonton umumnya tidak dirancang untuk menahan beban impak dari kerumunan yang bergerak tiba-tiba, jelasnya.

Respons dan Investigasi

Panitia Speed Fest 2 langsung menghentikan seluruh rangkaian acara. Ketua panitia, Dwi Nugroho, menyampaikan permohonan maaf dan berjanji menanggung seluruh biaya perawatan korban. Pemerintah Kabupaten Banyumas turun tangan membentuk tim investigasi gabungan.

Peristiwa ini menjadi catatan kelam dunia otomotif nasional. Ke depan, evaluasi ketat terhadap standar keamanan tribun di seluruh ajang balap akan dilakukan. Kami pastikan kejadian serupa tak terulang, tegas Edi Suranta.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User