Dokter Muda Tewas Terjun dari Lantai 18 Apartemen Kalibata Jaksel

BARU SAJA, seorang dokter internship ditemukan tewas setelah terjatuh dari lantai 18 apartemen mewah di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (27/2/2025) dini hari.Tim Inafis Polres Metro Jaka...

Jul 27, 2026 - 22:58
0 0
Dokter Muda Tewas Terjun dari Lantai 18 Apartemen Kalibata Jaksel

BARU SAJA, seorang dokter internship ditemukan tewas setelah terjatuh dari lantai 18 apartemen mewah di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (27/2/2025) dini hari.

Tim Inafis Polres Metro Jakarta Selatan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan sekitar pukul 03.00 WIB. Korban berinisial DRA (26), diketahui sedang menjalani program internship di sebuah rumah sakit swasta di Jakarta Pusat.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi mata, petugas keamanan apartemen mendengar suara benturan keras dari area kolam renang lantai dasar. Saat diperiksa, mereka menemukan sosok tergeletak bersimbah darah. Korban diduga jatuh dari unit hunian di lantai 18 yang ditempatinya seorang diri.

“Kami langsung melapor ke polisi. Tidak ada yang berani mendekat dulu karena takut mengganggu barang bukti,” ujar R (42), petugas sekuriti yang pertama kali menemukan jasad korban.

Identitas dan Dugaan Sementara

Korban merupakan dokter internship yang baru sepekan menempati unit apartemen tersebut. Pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah ini kecelakaan, bunuh diri, atau ada unsur pidana lain. “Penyelidikan masih berlangsung, kami mengumpulkan CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi,” kata Kompol Aris Wibowo, Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel.

Barang pribadi korban, termasuk ponsel dan dompet, ditemukan dalam kondisi utuh di dalam unit. Tidak ditemukan tanda-tanda perusakan atau keributan sebelumnya. Meski begitu, polisi belum mengesampingkan kemungkinan adanya tekanan psikologis yang dialami korban akibat beban kerja.

Kasus ini sontak mengejutkan kalangan medis, mengingat beban kerja dokter internship kerap menjadi sorotan. Belum ada konfirmasi apakah korban mengalami tekanan terkait pekerjaan. Namun, sejumlah rekan sejawat menyebut korban dikenal pribadi yang ceria dan profesional.

“Kami semua terkejut. Dia baru saja bergabung dan sangat antusias dengan program internship-nya,” ungkap sejawat korban yang enggan disebut namanya.

Dari pemeriksaan awal, pintu unit korban dalam kondisi tidak terkunci. Tidak ada tanda-tanda perlawanan. Tim labfor juga akan memeriksa sidik jari di balkon tempat korban diduga terjatuh.

Respons Pihak Apartemen dan Rumah Sakit

Manajemen apartemen menyatakan akan membantu proses investigasi dengan menyerahkan rekaman CCTV koridor dan lift. Sementara itu, rumah sakit tempat korban bertugas menyatakan duka mendalam dan akan melakukan pendampingan psikologis bagi rekan sejawat korban.

Polisi akan memeriksa rekaman CCTV di area lift dan koridor untuk memastikan tidak ada orang lain yang masuk ke unit korban menjelang kejadian. Selain itu, hasil autopsi diharapkan bisa mengungkap sebab pasti kematian, termasuk kemungkinan adanya zat berbahaya atau kekerasan fisik.

Hingga siang ini, garis polisi masih terpasang di area kolam renang dan akses ke lantai 18 dibatasi. Hingga berita ini diturunkan, jasad korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk autopsi. Polisi berjanji akan merilis perkembangan kasus dalam 24 jam ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User