Tokoh Nasional Ramaikan Forum IIFTIHAR, Bedah Warisan Teknologi Habibie

JAKARTA — BARU SAJA, IIFTIHAR menggelar Leaders Forum akbar yang menghadirkan segelintir tokoh nasional untuk membedah visi teknologi mendiang Presiden ke-3 RI, B.J. Habibie. Acara ini digelar sebag...

Jul 28, 2026 - 05:43
0 0
Tokoh Nasional Ramaikan Forum IIFTIHAR, Bedah Warisan Teknologi Habibie

JAKARTA — BARU SAJA, IIFTIHAR menggelar Leaders Forum akbar yang menghadirkan segelintir tokoh nasional untuk membedah visi teknologi mendiang Presiden ke-3 RI, B.J. Habibie. Acara ini digelar sebagai puncak peringatan 30 tahun IIFTIHAR sekaligus mengenang 90 tahun sang begawan teknologi.

BREAKING: Panggung Diskusi Teknologi Islam

Forum yang digelar di Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, pagi tadi langsung menyedot perhatian publik. IIFTIHAR bekerja sama dengan detik.com sebagai mitra media resmi menghadirkan panel-panel diskusi bertema "Inovasi Teknologi untuk Peradaban Islam".

UPDATE pukul 09.30 WIB: sejumlah tokoh dilaporkan sudah memasuki ruangan, termasuk mantan Wapres yang juga murid langsung Habibie, sejumlah rektor universitas Islam terkemuka, serta CEO startup teknologi halal dari 10 negara.

  • 30 tahun perjalanan IIFTIHAR sebagai wadah intelektual Muslim
  • 90 tahun peringatan kelahiran B.J. Habibie, tokoh dirgantara dunia
  • 4 panel diskusi: dirgantara, AI etis, ekonomi digital syariah, dan energi terbarukan
  • 150 peserta dari 15 negara hadir secara luring dan daring

Visi Habibie: Teknologi Tanpa Batas

Salah satu sorotan utama adalah sesi bedah buku "Habibie: Jejak Teknologi, Jejak Iman". Dalam sesi tersebut, para pembicara mengupas bagaimana Habibie memadukan semangat inovasi dengan nilai-nilai keislaman. "Bagi Habibie, penguasaan teknologi adalah ibadah," ujar salah satu panelis yang dikonfirmasi sebagai mantan deputi BPPT.

Diskusi berkembang pada konsep "teknologi berkeadaban" yang menjadi benang merah pemikiran Habibie. Panel menekankan bahwa pengembangan teknologi di dunia Islam tidak boleh sekadar mengejar ketertinggalan, tetapi harus melahirkan solusi bagi kemanusiaan—sejalan dengan prinsip rahmatan lil alamin.

Saksi mata di lokasi menyebut suasana forum sangat hidup. Para peserta, yang sebagian besar adalah generasi milenial dan Gen Z, aktif bertanya tentang tantangan komersialisasi riset di negara-negara mayoritas Muslim. "Ini bukan sekadar nostalgia, tapi cetak biru masa depan," kata seorang peserta dari Malaysia yang enggan disebut namanya.

Darurat Inovasi dan Siaga Digital

Di panel terpisah, para ahli menyoroti kondisi darurat inovasi di banyak negara Islam. Data yang dipaparkan cukup mengagetkan: dari 57 negara OKI, hanya 3 yang masuk 50 besar Global Innovation Index. "Kita butuh kebijakan siaga teknologi," tegas seorang panelis.

Forum juga membahas percepatan transformasi digital di sektor keuangan syariah. Potensi ekonomi digital Islam diproyeksikan menembus angka 300 miliar dolar AS pada 2030, namun masih tersandung isu literasi dan infrastruktur. Para peserta sepakat, kolaborasi antarnegara Islam harus segera diperkuat.

Menjelang penutupan, IIFTIHAR mengumumkan program beasiswa "Habibie Fellowship" untuk 100 peneliti muda Muslim di bidang sains dan teknologi. Program ini digadang-gadang menjadi kado istimewa dari perayaan tiga dekade organisasi tersebut.

Perkembangan terakhir, pukul 17.00 WIB, forum ditutup dengan pembacaan deklarasi bersama yang menyerukan aliansi teknologi negara-negara Islam. "Ini titik awal, bukan akhir," demikian bunyi kalimat penutup deklarasi itu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User