Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong, Satu WNA Berteriak Minta Tolong

JAKARTA — Kecelakaan kerja merenggut tiga nyawa di proyek gorong-gorong kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Seorang pekerja warga negara asing sempat berteriak histeris memohon pertolongan ...

Jul 12, 2026 - 07:38
0 0
Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong, Satu WNA Berteriak Minta Tolong

JAKARTA — Kecelakaan kerja merenggut tiga nyawa di proyek gorong-gorong kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Seorang pekerja warga negara asing sempat berteriak histeris memohon pertolongan sebelum akhirnya dinyatakan tewas di lokasi.

Air Datang Tiba-tiba

Insiden bermula saat lima pekerja tengah merampungkan pemasangan pipa drainase pada Jumat (11/7) sore. Tidak ada peringatan dini ketika aliran air dari hulu sungai di dekat lokasi meluap deras. Dalam hitungan detik, air cokelat keruh membanjiri ruang gorong-gorong yang sempit. Dua pekerja yang berada paling dekat dengan pintu keluar langsung melompat dan selamat. Tiga lainnya, termasuk pekerja asing tersebut, tidak sempat menyelamatkan diri.

Saksi mata mengaku mendengar jeritan panik dari dalam. 'Air naik begitu cepat. Kami lihat rekannya hanya bisa berteriak-teriak dari atas karena tak bisa masuk,' tutur Heri, warga yang menyaksikan musibah itu.

Pekerja Asing Berteriak Minta Tolong

Korban warga negara asing menjadi pusat perhatian karena teriakannya terdengar berkali-kali. 'Tolong saya! Help me!' ujarnya dalam bahasa campuran, menurut saksi. Namun, tinggi air yang terus bertambah dan arus deras melemahkan upaya pertolongan spontan dari rekan-rekannya. Tim pemadam kebakaran yang tiba 30 menit kemudian langsung mengerahkan pompa penyedot dan penyelam bersertifikasi.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Personel harus masuk melalui lubang sempit berlumpur, sementara genangan air masih setinggi dada orang dewasa. Kondisi semakin gelap karena minim pencahayaan di saluran bawah tanah itu. Setelah sekitar dua jam, ketiga korban berhasil ditarik keluar. Sayang, petugas medis memastikan sudah tidak ada tanda kehidupan.

Identitas Korban WNA

Dua korban lokal telah diidentifikasi, sementara identitas tenaga kerja asing masih diselidiki. Polsek Cipayung menyebutkan korban diduga berasal dari Bangladesh atau India yang bekerja sebagai buruh lepas proyek tersebut. Jenazahnya akan menjalani visum di RS Polri Kramat Jati dan rencananya direpatriasi setelah berkas administrasi lengkap. Pihak kedutaan besar terkait sudah dihubungi.

Kelalaian Diduga Jadi Pemicu

Polres Jakarta Timur menggelar olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk mandor dan pengawas proyek. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian standar keselamatan kerja. 'Pekerja seharusnya dilarang beraktivitas di gorong-gorong saat hujan deras karena ancaman banjir bandang. Kami akan selidiki apakah ada pelanggaran prosedur,' ujar seorang perwira penyidik.

Lokasi proyek pun ditutup untuk umum dan diberi garis polisi. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta turun tangan memeriksa izin dan jaminan keselamatan para pekerja. Warga setempat mengaku tidak kaget dengan insiden tersebut. 'Sudah beberapa kali kami peringatkan, kalau hujan gorong-gorong itu cepat penuh air. Tapi mereka tetap kerja,' kata Ruslan, tokoh masyarakat Bambu Apus.

Pihak kontraktor menyatakan belasungkawa dan berjanji akan menanggung seluruh biaya pemakaman serta santunan. Sementara itu, dua pekerja yang selamat masih menjalani perawatan trauma di puskesmas terdekat. Penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana di balik kecelakaan yang merenggut tiga jiwa tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User