Sep 17, 2026
Nasional

Terjerat Kasus Korupsi Pesawat, Anak Mantan Presiden Sri Lanka Ditangkap

KOLOMBO — Aparat penegak hukum Sri Lanka resmi menahan Namal Rajapaksa, putra sulung mantan Presiden Mahinda Rajapaksa, terkait dugaan keterlibatan dalam s

Terjerat Kasus Korupsi Pesawat, Anak Mantan Presiden Sri Lanka Ditangkap

KOLOMBO — Aparat penegak hukum Sri Lanka resmi menahan Namal Rajapaksa, putra sulung mantan Presiden Mahinda Rajapaksa, terkait dugaan keterlibatan dalam skandal korupsi pengadaan armada pesawat. Politisi muda yang juga merupakan anggota parlemen aktif tersebut dijebloskan ke tahanan dan diperintahkan menjalani masa penahanan hingga 18 September mendatang oleh otoritas kehakiman setempat.

Langkah tegas ini diambil di tengah upaya keras pemerintah Sri Lanka membersihkan birokrasi dari praktik penyalahgunaan wewenang dan korupsi masa lalu yang membebani kas negara. Penangkapan Namal menjadi sorotan internasional lantaran trah Rajapaksa mendominasi panggung politik Sri Lanka selama hampir dua dekade.

Kronologi Penyelidikan dan Penahanan

Penahanan Namal Rajapaksa merupakan buntut dari rangkaian investigasi panjang yang dilakukan oleh divisi kejahatan finansial kepolisian Sri Lanka. Berikut adalah urutan peristiwa yang berujung pada penahanan tersangka:

  1. Penyelidikan Transaksi Keuangan: Badan investigasi keuangan mencurigai adanya aliran dana tidak wajar dalam kontrak pengadaan armada pesawat komersial yang terjadi pada era pemerintahan terdahulu.
  2. Pemanggilan dan Pemeriksaan Intensif: Namal dipanggil menghadap tim penyidik khusus di Kolombo untuk memberikan klarifikasi mendalam terkait dokumen transaksi pembelian.
  3. Penetapan Status Tersangka: Setelah pemeriksaan berjam-jam dan ditemukannya bukti permulaan yang cukup, penyidik resmi meningkatkan status hukum Namal menjadi tersangka.
  4. Penetapan Masa Tahanan: Hakim pengadilan magistrat Kolombo menetapkan penahanan resmi tersangka hingga setidaknya 18 September untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut tanpa risiko perusakan barang bukti.
"Lembaga penegak hukum bertindak murni atas dasar kepatuhan hukum dan transparansi penelusuran aset negara, tanpa ada tendensi maupun intervensi politik tertentu," ujar salah satu pejabat kepolisian Kolombo saat dimintai konfirmasi.

Dugaan Korupsi Pengadaan Pesawat Bernilai Fantastis

Kasus yang membelit Namal berpusat pada kesepakatan bernilai jutaan dolar terkait transaksi pengadaan armada pesawat bagi maskapai nasional. Penyelidik menduga terdapat komisi ilegal dalam jumlah besar yang disalurkan melalui rekening pihak ketiga serta perusahaan cangkang di luar negeri.

Otoritas berwenang memfokuskan penyelidikan pada beberapa poin krusial berikut:

  • Penyalahgunaan Wewenang: Dugaan intervensi kebijakan strategis kementerian tanpa prosedur lelang yang sah dan transparan.
  • Aliran Dana Gelap: Pembuktian transfer dana repatriasi yang disamarkan sebagai investasi bisnis domestik.
  • Kerugian Keuangan Negara: Nilai kontrak pesawat yang diduga digelembungkan secara signifikan dari harga pasar riil.

Dampak Politik dan Sidang Lanjutan

Penahanan Namal Rajapaksa memicu reaksi keras dari para pendukung partai oposisi yang menganggap tindakan hukum ini bermuatan politis. Namun, koalisi masyarakat sipil dan pengamat transparansi publik menyambut baik langkah berani pengadilan, mengingat beban utang dan krisis ekonomi berat yang melanda Sri Lanka beberapa tahun belakangan sebagian dipicu oleh tata kelola proyek strategis yang bermasalah.

Tim kuasa hukum Namal menyatakan bersiap mengajukan permohonan penangguhan penahanan serta pembelaan resmi pada sidang lanjutan berikutnya. Pengadilan dijadwalkan kembali membuka berkas perkara pada 18 September guna mendengarkan laporan kemajuan investigasi dari kejaksaan agung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User