Tanaman Raksasa Mirip Bunga Bangkai Hebohkan Warga Kranji Bekasi

BEKASI – Warga Perumahan Kranji, Kota Bekasi, digegerkan kemunculan sebuah tanaman raksasa yang bentuk dan aromanya sangat mirip dengan bunga bangkai (Amorphophallus titanum). Tanaman langka ini tib...

Jul 19, 2026 - 10:55
0 0
Tanaman Raksasa Mirip Bunga Bangkai Hebohkan Warga Kranji Bekasi

BEKASI – Warga Perumahan Kranji, Kota Bekasi, digegerkan kemunculan sebuah tanaman raksasa yang bentuk dan aromanya sangat mirip dengan bunga bangkai (Amorphophallus titanum). Tanaman langka ini tiba-tiba tumbuh di halaman rumah salah seorang warga, memicu rasa penasaran dan heboh di lingkungan tersebut.

Lokasi Penemuan dan Kondisi Awal

Tanaman misterius ini pertama kali diketahui oleh pemilik rumah, Bapak Sukirman (45), saat sedang membersihkan pekarangan belakang pada Selasa pagi (18/7/2026). “Awalnya saya kira hanya tanaman liar biasa, tapi kok lama-lama membesar dan bentuknya aneh,” ujarnya. Dalam beberapa hari, tanaman tersebut tumbuh hingga mencapai ketinggian sekitar 1,5 meter dengan kelopak berwarna merah keunguan gelap dan bagian tengah menjulang seperti tongkol.

Ciri-Ciri yang Menguatkan Dugaan

Sejumlah ciri khas membuat warga yakin tanaman itu adalah bunga bangkai atau kerabat dekatnya. Berikut fakta-fakta yang teramati:

  • Tinggi tanaman: 1,5 meter dari permukaan tanah.
  • Warna kelopak: merah hati dengan gradasi keunguan di bagian dalam.
  • Bau khas: menyengat seperti bangkai, terutama saat pagi dan sore hari.
  • Bentuk pusat: spadiks (tongkol) menjulang setinggi 30 cm dari kelopak.
  • Umur mekar: diperkirakan sudah mekar sempurna sejak sehari sebelumnya.

Pakar botani dari Universitas Indonesia yang dihubungi terpisah menyatakan bahwa tanaman tersebut kemungkinan besar adalah jenis Amorphophallus paeoniifolius atau suweg, yang masih satu genus dengan bunga bangkai raksasa. “Meski bukan yang berukuran paling besar, suweg memiliki bau busuk khas dan bentuk serupa,” jelas Dr. Rani Kusumawardhani.

Respons Warga dan Media Sosial

Begitu kabar menyebar, puluhan warga langsung mendatangi lokasi untuk melihat langsung. Mereka mengabadikan momen dengan ponsel dan mengunggahnya ke berbagai platform media sosial. Hastag #BungaBangkaiBekasi sempat menjadi perbincangan di Twitter lokal. Beberapa warga bahkan nekat menyentuh dan mencium bau tanaman tersebut, meski sebagian mengaku mual. “Bau busuknya benar-benar menyengat, tapi saya penasaran karena katanya langka,” ucap Rina (32), warga sekitar.

Tindakan Pemerintah dan Imbauan

Pihak Kelurahan Kranji bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi telah mendatangi lokasi. Mereka memasang garis pembatas agar warga tidak merusak tanaman dan mengambil sampel untuk identifikasi lebih lanjut. “Kami imbau warga tidak panik, tanaman ini tidak berbahaya. Kami sedang koordinasi dengan BKSDA untuk langkah lebih lanjut,” kata Lurah Kranji, Hendra Gunawan. Rencananya, jika tanaman ini benar-benar langka, akan direlokasi ke Kebun Raya Bogor untuk konservasi.

UPDATE: Hingga berita ini diturunkan, tanaman masih berdiri kokoh dan diperkirakan akan layu dalam 3–4 hari ke depan sesuai siklus hidupnya. Tim ahli akan terus memantau perkembangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User