Sutrimo Ditemukan Pingsan di Klinik Kecantikan Kebayoran Baru

BREAKING: Seorang pria bernama Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026). Polisi langsung olah TKP. Kronologi Pen...

Jul 27, 2026 - 23:49
0 0
Sutrimo Ditemukan Pingsan di Klinik Kecantikan Kebayoran Baru

BREAKING: Seorang pria bernama Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri di sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026). Polisi langsung olah TKP.

Kronologi Penemuan

Pegawai klinik curiga melihat salah satu ruang praktik terkunci dari dalam. Saat pintu dibuka paksa pukul 14.30 WIB, Sutrimo sudah tergeletak tanpa respons. Tidak ada luka fisik mencolok.

Tim medis tiba dalam 15 menit. Korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dalam kondisi tidak sadarkan diri. Hingga malam ini, Sutrimo masih menjalani perawatan intensif.

Fakta Kunci

  • Lokasi: Klinik kecantikan di Jalan Wolter Monginsidi, Kebayoran Baru.
  • Waktu: Kamis, 23 Juli 2026, sekitar jam 14.30 WIB.
  • Korban: Sutrimo, usia diperkirakan 40 tahun, bukan pasien klinik.
  • Kondisi: Pingsan, tanpa tanda kekerasan, uang tunai Rp15 juta utuh di dompet.
  • Saksi: Dua pegawai klinik yang pertama kali menemukan.

Polisi Selidiki Dugaan Pidana

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Budi Santoso, mengonfirmasi penyelidikan. “Kami belum bisa pastikan ini kejadian medis murni atau ada unsur kesengajaan,” ujarnya.

Saksi mata, Ani (bukan nama sebenarnya), mendengar suara benturan dari dalam ruangan 30 menit sebelum penemuan. “Saya kira itu suara alat, rupanya ada orang di dalam,” ungkapnya.

Fakta bahwa Sutrimo bukan pasien klinik memperkuat dugaan tindak pidana. Polisi menemukan dompet berisi uang tunai besar dan identitas lengkap, sehingga kemungkinan perampokan dikesampingkan.

Rekam Medis Misterius

Dokter gawat darurat RS Fatmawati, dr. Andri, menyatakan korban tak punya identitas medis. “Kami mencurigai reaksi alergi parah atau paparan zat tertentu, perlu uji toksikologi lebih lanjut,” jelasnya.

Sejumlah barang bukti diamankan dari TKP: vial cairan kosmetik dan peralatan injeksi yang diduga digunakan pada korban. Klinik tersebut sementara ditutup. Pemilik belum dapat dimintai keterangan.

Warga sekitar mengaku klinik itu baru beroperasi dua bulan dan sering dikunjungi mobil mewah. Penyelidikan intensif terus berlanjut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User