Suami Dokter Akui Kelola Medsos Istri, Hina Pasien BPJS 'Triase Merah Dulu'

BREAKING — Suami dr Herdiana, dokter di Malang yang viral karena komentar sinis soal pasien BPJS, BARU SAJA mengaku bahwa dirinya yang mengelola akun media sosial sang istri. Pengakuan ini mengejutk...

Aug 07, 2026 - 18:52
0 0
Suami Dokter Akui Kelola Medsos Istri, Hina Pasien BPJS 'Triase Merah Dulu'

BREAKING — Suami dr Herdiana, dokter di Malang yang viral karena komentar sinis soal pasien BPJS, BARU SAJA mengaku bahwa dirinya yang mengelola akun media sosial sang istri. Pengakuan ini mengejutkan publik dan menjadi perkembangan terbaru dalam kasus yang memicu kemarahan warganet.

Dalam keterangan resmi yang diterima awak media MENIT LALU, suami dr Herdiana menyampaikan permintaan maaf mendalam atas unggahan yang menghina pasien BPJS. Ia mengonfirmasi bahwa komentar kontroversial 'Triase Merah Dulu' berasal dari akun yang ia pegang kendalinya.

Kronologi Kontroversi

Insiden bermula ketika seorang pasien BPJS mengeluhkan pengalaman buruk di rumah sakit, menunggu hingga 8 jam tanpa mendapatkan kamar perawatan. Keluhan tersebut diunggah di media sosial dan menarik perhatian publik. Namun, alih-alih mendapat simpati, pasien tersebut justru menerima komentar pedas dari akun yang diduga milik dr Herdiana.

  • Komentar viral: Akun tersebut menuliskan 'Triase merah dulu' sebagai respons atas keluhan pasien yang mengantre lama.
  • Reaksi publik: Warganet langsung mengecam komentar tersebut sebagai bentuk diskriminasi terhadap pasien BPJS.
  • Identitas terungkap: Akun tersebut terhubung dengan dr Herdiana yang bertugas di salah satu rumah sakit di Malang.

Pengakuan Mengejutkan

Suami dr Herdiana menjelaskan bahwa ia kerap membantu mengelola akun media sosial istrinya untuk merespons pertanyaan pasien. Namun, pada saat kejadian, ia mengaku tidak berpikir panjang sebelum menulis komentar tersebut. "Saya minta maaf sebesar-besarnya. Itu bukan niat istri saya, tapi saya yang menulis," ujarnya dengan nada menyesal.

Pengakuan ini memicu pertanyaan baru: apakah dr Herdiana mengetahui konten yang diunggah suaminya? Hingga saat ini, dr Herdiana belum memberikan pernyataan resmi. Pihak rumah sakit tempatnya bekerja juga belum mengeluarkan keterangan resmi terkait insiden ini.

Dampak dan Tuntutan Publik

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut pelayanan kesehatan bagi pasien BPJS yang sering kali dianggap kelas dua. Banyak pihak menuntut agar tindakan tegas diambil terhadap dr Herdiana dan suaminya. Beberapa organisasi kesehatan dan advokat pasien mendesak rumah sakit untuk melakukan investigasi internal.

  • Diskriminasi pasien: Komentar tersebut dianggap memperkuat stigma negatif terhadap pengguna BPJS.
  • Etika profesi: Dokter diharapkan menjaga sikap dan tidak merendahkan pasien dalam kondisi apa pun.
  • Tuntutan sanksi: Warganet mendesak Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) untuk meninjau kasus ini.

Klarifikasi dan Langkah Selanjutnya

Suami dr Herdiana berjanji akan lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial ke depannya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf langsung kepada pasien yang menjadi korban komentar tersebut. "Saya sudah mencoba menghubungi pasien untuk meminta maaf secara pribadi," tambahnya.

Pihak rumah sakit dilaporkan sedang melakukan pendalaman dan akan memberikan sanksi sesuai prosedur jika terbukti ada pelanggaran. Sementara itu, dr Herdiana dikabarkan sedang menjalani pemeriksaan internal dan tidak melayani pasien untuk sementara waktu.

Fakta Penting

  • Lokasi: Malang, Jawa Timur
  • Pelaku: Suami dr Herdiana, bukan sang dokter secara langsung
  • Korban: Pasien BPJS yang mengeluhkan antrean 8 jam
  • Komentar: 'Triase merah dulu' yang dinilai merendahkan
  • Status: Permintaan maaf telah disampaikan, investigasi berlanjut

Perkembangan ini menjadi pengingat pentingnya etika dalam bermedia sosial, terutama bagi tenaga kesehatan yang menjadi panutan masyarakat. Publik menanti langkah konkret dari pihak berwenang untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

UPDATE: Hingga berita ini diturunkan, dr Herdiana belum memberikan komentar resmi. Pasien yang menjadi korban juga belum merespons permintaan maaf yang disampaikan. Kasus ini terus dipantau oleh Dinas Kesehatan setempat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User