Stres Ditinggal Istri, Pria di Medan Nekat Bakar Ayah Kandung

MEDAN, DETIK INI JUGA — Aksi biadab mengguncang permukiman padat di Medan Sunggal. Seorang anak kandung tega menyiramkan cairan mudah terbakar ke tubuh ayahnya sendiri dan menyulut api, hanya karena...

Jul 19, 2026 - 01:04
0 0
Stres Ditinggal Istri, Pria di Medan Nekat Bakar Ayah Kandung

MEDAN, DETIK INI JUGA — Aksi biadab mengguncang permukiman padat di Medan Sunggal. Seorang anak kandung tega menyiramkan cairan mudah terbakar ke tubuh ayahnya sendiri dan menyulut api, hanya karena frustrasi ditinggal pasangan hidupnya.

Kronologi Pembakaran Mengerikan

Peristiwa berlangsung di rumah sederhana di Jalan Wakaf II, Kelurahan Pinang Baris, Kecamatan Medan Sunggal. EP (39), yang sehari-hari bekerja serabutan, disebut mendatangi kamar sang ayah, YL (66), pada sore hari saat korban sedang beristirahat. Tanpa peringatan, pelaku menyiramkan bensin yang sudah disiapkan dalam botol plastik ke tubuh renta itu, lalu melemparkan korek api menyala. Api langsung membesar dan melalap pakaian serta kulit korban.

Jerit Panas dan Evakuasi Darurat

Teriakan histeris YL memecah keheningan dan langsung memicu respons tetangga. Beberapa warga berlari masuk setelah mendengar suara ledakan kecil dari kamar. Mereka mendapati tubuh korban sudah terbakar dan pelaku berdiri mematung di sudut ruangan. Dengan sigap, warga memadamkan api menggunakan karung basah dan air seadanya, sembari menghubungi ambulans dan Polsek Medan Sunggal. Korban segera dilarikan ke rumah sakit dengan luka bakar serius di sekujur tubuh bagian atas, terutama wajah dan dada.

Motif: Istri Pergi, Amarah Dialihkan

Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi mengungkap bahwa EP sudah beberapa hari menunjukkan gejala depresi berat. Sang istri dikabarkan meninggalkannya tanpa pesan jelas seminggu sebelumnya, membawa serta anak semata wayang mereka. Merasa tertekan dan kehilangan arah, EP kerap menyalahkan sang ayah yang dianggapnya tidak memberikan dukungan. “Pelaku mengaku frustrasi dan emosinya meledak saat ayahnya justru menasihati agar ia bersabar,” ujar seorang penyidik yang enggan disebut namanya. Botol plastik sisa bensin dan korek api charred telah diamankan sebagai barang bukti kunci.

Penangkapan dan Proses Hukum

Tak lebih dari satu jam setelah kejadian, Tim Opsnal Polsek Medan Sunggal berhasil mengamankan EP yang masih berada di sekitar TKP. Ia tidak melakukan perlawanan dan langsung digiring ke Mapolsek. Hasil tes urine awal menunjukkan pelaku negatif narkotika, sehingga motif murni berasal dari tekanan psikologis. Pelaku kini dijerat Pasal Penganiayaan Berat Berencana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, dan penyidik masih mendalami kemungkinan pasal percobaan pembunuhan.

Kondisi Korban dan Trauma Warga

Hingga berita ini diturunkan, YL masih dirawat intensif di ruang luka bakar RS terdekat. Tim medis menyatakan kondisinya kritis namun stabil, dengan luka bakar mencapai hampir 40 persen tubuh. Sementara itu, warga sekitar masih syok dan tidak menyangka seorang anak bisa melakukan kekejaman seperti itu kepada orang tuanya sendiri. Tetangga dekat korban, menceritakan betapa dekatnya hubungan ayah-anak itu selama ini, sebelum isu perceraian EP merusak segalanya. “Mereka sering terlihat bercengkerama sore hari, tak pernah ada tanda-tanda permusuhan,” katanya dengan suara bergetar.

Polisi mengimbau masyarakat agar segera melapor jika ada anggota keluarga yang menunjukkan perubahan perilaku ekstrem, guna mencegah kejadian serupa terulang. Kasus ini menjadi pengingat kelam bahwa tekanan mental yang tidak tertangani bisa meledak dalam bentuk paling biadab, bahkan kepada orang terdekat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User