SIMALUNGUN — Bupati Jemput Aspirasi, Pastikan Pemerataan Pembangunan di Nagori

SIMALUNGUN, Beritatercepat — Bupati Simalungun H. Anton Achmad Saragih menggempur ketimpangan wilayah dengan blusukan langsung ke Nagori Ambarokan Panei Ra

Jul 08, 2026 - 03:12
0 0

SIMALUNGUN, Beritatercepat — Bupati Simalungun H. Anton Achmad Saragih menggempur ketimpangan wilayah dengan blusukan langsung ke Nagori Ambarokan Panei Raya dan Nagori Banjaran, Kecamatan Raya Kahean, Selasa (7/7). Bukan sekadar kunjungan simbolis, Bupati membawa serta rombongan pimpinan perangkat daerah untuk menghadirkan pelayanan publik, bantuan ekonomi kerakyatan, dan kepastian investasi infrastruktur senilai puluhan miliar rupiah di wilayah yang selama ini minim sentuhan pembangunan.

Pelayanan Terpadu dan Serbuan Bansos

Langkah agresif Pemkab Simalungun ini diwujudkan melalui pelayanan terpadu keliling yang memadukan berbagai layanan esensial:

  • Administrasi kependudukan langsung di lokasi, memangkas biaya dan waktu warga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kecamatan atau kabupaten.
  • Pemeriksaan kesehatan gratis, menyasar masyarakat usia lanjut dan kelompok rentan.
  • Layanan sosial komprehensif, termasuk penyaluran bantuan dan konsultasi.

Di sektor ekonomi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah dengan stok: 1 ton beras, 180 liter minyak goreng, dan 100 papan telur—komoditas yang langsung diserbu warga. Bersamaan itu, Dinas Sosial menyalurkan paket sembako bagi warga yang membutuhkan. Puncaknya, Bupati secara langsung menyerahkan paket sembako dan kursi roda kepada seorang lansia serta anak penyandang disabilitas, meneguhkan kehadiran negara bagi kelompok paling rentan.

Serap Aspirasi, Bukan Sekadar Monolog

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh kegiatan ini didesain untuk menyerap aspirasi riil warga, bukan sekadar seremoni. Ia menekankan bahwa kebijakan daerah harus selaras dengan kebutuhan nyata di lapangan.

“Kami ingin mendengar harapan dan kebutuhan masyarakat secara langsung, sehingga setiap langkah pemerintah selaras dengan apa yang diharapkan warga,” ujarnya tegas.

Antusiasme warga membuncah. Kesempatan memperoleh layanan kependudukan, kesehatan, dan sembako murah tanpa harus meninggalkan nagori menjadi momentum langka yang langsung dimanfaatkan oleh ratusan warga dari dua nagori tersebut.

Investasi Infrastruktur: Kunci Pertanian dan Kemandirian Ekonomi

Bupati memandang Kecamatan Raya Kahean memiliki potensi besar sebagai lumbung pertanian, perkebunan, dan peternakan. Untuk mendongkrak produktivitas dan konektivitas, Pemkab telah menyiapkan program prioritas dengan total nilai mencapai hampir Rp19 miliar:

  • Rekonstruksi Jalan Sindar Raya – Pandoman: Rp15,5 miliar.
  • Rekonstruksi Jalan Jurusan Samborosan – Banjaran: Rp3 miliar.
  • Rehabilitasi Jalan Usaha Tani: Rp190,675 juta.
  • Rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi usaha tani: Rp192 juta.
  • Revitalisasi Puskesmas Pembantu Pandoman: Rp200 juta.

Dengan kucuran dana tersebut, akses petani terhadap jalan produksi dan irigasi diharapkan membaik drastis. Jalan yang mulus akan memangkas biaya logistik, sementara irigasi yang berfungsi optimal akan menjaga produktivitas lahan di musim kemarau. Ditambah revitalisasi layanan kesehatan dasar, ekosistem penunjang kesejahteraan warga perlahan disiapkan.

Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan Anton Achmad Saragih tidak ingin ada nagori yang tertinggal. Model blusukan sekaligus layanan terpadu ini direncanakan berlanjut ke wilayah-wilayah lain, memastikan bahwa pemerataan pembangunan bukan lagi sekadar slogan, melainkan agenda lapangan yang bisa diukur langsung oleh warga.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User