Bobby Nasution Umumkan SMK Pariwisata Boarding Gratis di Samosir

JAKARTA — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menembak langsung komitmen pembangunan SMK unggulan pariwisata di Kabupaten Samosir dengan sistem asrama p

Jul 08, 2026 - 03:14
0 0

JAKARTA — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menembak langsung komitmen pembangunan SMK unggulan pariwisata di Kabupaten Samosir dengan sistem asrama penuh dan biaya nol rupiah. Kepastian ini dilempar Bobby di hadapan tokoh Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) dalam Rapat Kerja Nasional di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (7/7).

Tanpa basa-basi, Bobby menyebut proyek ini bukan sekadar wacana. Lahan sudah digenggam Pemkab Samosir, Detail Engineering Design (DED) sudah rampung, dan tahapan tinggal eksekusi konstruksi. “Tanahnya sudah kami siapkan, untuk tinggal kami membangun. Jadi DED-nya sudah kami buat,” tegasnya, mengunci bahwa SMK Pariwisata Samosir telah masuk fase shovel-ready.

Langkah ini menempatkan Pemprov Sumut sebagai penjamin penuh seluruh kebutuhan pelajar—dari biaya belajar, pembentukan karakter, hingga kesiapan mental. Skema boarding school yang dipilih memastikan siswa tidak hanya menerima materi akademik, tetapi juga dididik menjadi SDM tangguh siap terjun ke industri pariwisata kelas dunia.

Kronologi Pengumuman: Dari Rakernas PSBI hingga Siap Bangun

  1. Rakernas PSBI, Hotel Aryaduta Jakarta, (7/7) — Bobby Nasution bicara di depan para tokoh Simbolon dan Boruna. Ia membuka pernyataan dengan lugas: “Kami sedang membangun sekolah unggulan di Samosir. Ini akan menjadi SMK Pariwisata.”
  2. Pengumuman Skema Gratis & Boarding — Bobby merinci sistem asrama penuh yang akan diterapkan. “Skemanya adalah boarding dan semua biaya ditanggung pemerintah, bukan hanya materi pembelajaran, tetapi juga kesiapan mental siswa,” ungkapnya. Ini berarti nol pungutan dari orang tua; semuanya ditanggung APBD Sumut.
  3. Status Lahan dan DED — Gubernur menegaskan lahan telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Samosir. DED pun sudah selesai, sehingga tinggal lelang dan pembangunan fisik. “Tanahnya sudah kami siapkan, untuk tinggal kami membangun. Jadi DED-nya sudah kami buat,” ulangnya, mematahkan keraguan publik bahwa proyek ini hanya gimik politik.
  4. Visi Besar: Danau Toba Destinasi Kelas Dunia — Sekolah ini dikaitkan langsung dengan transformasi Danau Toba. Bobby menekankan, butuh sumber daya manusia lokal yang terlatih dan siap pakai agar kawasan tersebut bisa bersaing di panggung global. Ia juga menyentuh pentingnya pengelolaan budaya Batak lewat pendekatan industri kreatif, serta usulan integrasi PDAM se-Sumut untuk menjawab krisis air bersih yang selama ini dikeluhkan warga Samosir.
  5. Respon PSBI: Tiga Aspirasi Ditekan — Ketua PSBI, Effendi Simbolon, menyambut positif sambil menyampaikan tiga desakan: (a) kelangkaan air bersih dan irigasi di Samosir harus segera dituntaskan, (b) Aquafarm wajib menerapkan pengolahan limbah tanpa menutup operasionalnya, dan (c) pelestarian budaya Batak sebagai warisan leluhur harus menjadi prioritas. Aspirasi ini menegaskan bahwa pembangunan sekolah harus beriringan dengan solusi infrastruktur dasar dan identitas budaya.

Dengan timeline yang jelas—lahan siap, DED rampung, dan komitmen politik sudah dibunyikan di forum resmi—SMK Pariwisata Boarding Gratis Samosir kini tinggal menunggu aksi konstruksi. Sinyal go sudah dikibarkan. Kini mata publik tertuju pada kecepatan realisasi Pemprov Sumut di bawah komando Bobby Nasution.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User