Setoran Pajak Diprediksi Tak Capai Target, Purbaya Andalkan Coretax

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan penerimaan negara dari sektor pajak serta kepabeanan dan cukai tidak akan mencapai target yang ditetapkan hingga tahun 2026. Proyeksi ini tertuang

Jul 08, 2026 - 08:11
0 0
Setoran Pajak Diprediksi Tak Capai Target, Purbaya Andalkan Coretax

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperkirakan penerimaan negara dari sektor pajak serta kepabeanan dan cukai tidak akan mencapai target yang ditetapkan hingga tahun 2026. Proyeksi ini tertuang dalam outlook postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang disampaikan dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI, Selasa (7/7/2025).

Berdasarkan data yang dipaparkan, penerimaan pajak hingga akhir 2026 diperkirakan hanya mencapai Rp 2.310,8 triliun. Angka tersebut setara dengan 98% dari target yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar Rp 2.357,7 triliun. Sementara itu, outlook untuk penerimaan kepabeanan dan cukai berada di level Rp 320,6 triliun atau hanya 95,4% dari target APBN senilai Rp 336 triliun.

"Pajak Rp 2.310,8 triliun tumbuh 20,5% year-on-year (yoy), serta kepabeanan dan cukai Rp 320,6 triliun tumbuh 6,8%," ujar Purbaya dalam rapat tersebut.

Meskipun secara persentase terhadap target APBN kedua pos penerimaan tersebut tidak mencapai 100%, Purbaya menegaskan bahwa realisasinya masih menunjukkan pertumbuhan positif jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya. Pertumbuhan 20,5% pada sektor pajak dan 6,8% pada sektor kepabeanan dan cukai menjadi sinyal bahwa aktivitas ekonomi tetap bergerak, kendati belum cukup kuat untuk memenuhi proyeksi yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam menghadapi tantangan tidak tercapainya target ini, pemerintah menaruh harapan besar pada implementasi sistem administrasi perpajakan terbaru, Coretax. Sistem ini diandalkan untuk mendongkrak kepatuhan wajib pajak, memperluas basis penerimaan, serta mengoptimalkan pengawasan dan penagihan. Purbaya optimistis bahwa modernisasi sistem melalui Coretax dapat menjadi katalisator untuk memperbaiki kinerja penerimaan di masa mendatang, meskipun dampaknya belum sepenuhnya tercermin dalam outlook APBN 2026 kali ini.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan ekonomi global dan domestik yang memengaruhi realisasi penerimaan negara, termasuk fluktuasi harga komoditas dan volume perdagangan internasional yang berdampak langsung pada sektor kepabeanan dan cukai. Demikian laporan media kami, Beritatercepat.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Fact Checker. Memverifikasi klaim viral secara cepat dan akurat.

Comments (0)

User