SDN Tanggirejo Grobogan Kini Berbenah Usai Diterjang Rayap

GROBOGAN — Ratusan siswa SD Negeri Tanggirejo di Kabupaten Grobogan akhirnya bisa kembali menempati ruang kelas yang layak. Setelah bertahun-tahun bergelut dengan ancaman ambruk akibat serangan raya...

Jul 28, 2026 - 02:49
0 0
SDN Tanggirejo Grobogan Kini Berbenah Usai Diterjang Rayap

GROBOGAN — Ratusan siswa SD Negeri Tanggirejo di Kabupaten Grobogan akhirnya bisa kembali menempati ruang kelas yang layak. Setelah bertahun-tahun bergelut dengan ancaman ambruk akibat serangan rayap, bangunan sekolah itu kini telah selesai direvitalisasi total.

Rayap Menggerogoti Struktur Utama

Kerusakan paling parah terjadi pada tiga ruang kelas yang tiang penyangga dan rangka atapnya terbuat dari kayu. Material yang lapuk dimakan rayap membuat langit-langit melengkung dan genteng berjatuhan saat hujan deras. Sekolah terpaksa mengosongkan sebagian ruangan dan menggabungkan rombongan belajar untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Kondisi itu diperparah oleh minimnya perawatan karena keterbatasan dana operasional sekolah. Kepala sekolah, sejumlah guru, dan komite orang tua beberapa kali mengajukan bantuan perbaikan darurat, namun sifatnya hanya tambal sulam.

Intervensi Program Pusat

Pemerintah kemudian memasukkan SDN Tanggirejo dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dirancang khusus untuk menangani sekolah-sekolah dengan kerusakan struktural berat. Program ini mengucurkan dana lebih dari Rp1,2 miliar yang mencakup pembongkaran total bagian yang rusak, penguatan fondasi, hingga penggantian seluruh komponen kayu dengan material baja ringan dan beton bertulang.

Kontraktor pelaksana mulai bekerja pada awal April 2025 dan menuntaskan proyek dalam waktu empat bulan. Seluruh proses diawasi oleh dinas pendidikan setempat dan aparat desa agar spesifikasi teknis terpenuhi.

Wajah Baru Penuh Harapan

Kini bangunan yang tadinya diselimuti papan kayu lapuk berubah menjadi gedung berwarna cerah dengan jendela lebar dan atap yang kokoh. Lantai keramik menggantikan lantai semen yang retak, toilet baru dibangun terpisah, serta sistem pencahayaan dan ventilasi didesain ulang agar sirkulasi udara lebih baik.

"Kami sangat bersyukur. Anak-anak tidak lagi khawatir saat hujan dan bisa fokus belajar," ujar salah satu guru kelas yang enggan disebut namanya. Ia menambahkan bahwa semangat siswa meningkat tajam sejak kepindahan ke bangunan baru.

Revitalisasi ini menjadi salah satu dari 23 proyek serupa yang digelontorkan di Jawa Tengah sepanjang 2025. Pemerintah menargetkan tidak ada lagi sekolah rusak berat di wilayah tersebut pada akhir 2026, seiring peningkatan alokasi anggaran pendidikan untuk infrastruktur.

Warga sekitar juga turut antusias. Beberapa orang tua murid secara sukarela membantu pengecatan dan pembersihan area sebelum peresmian. Gotong royong yang tumbuh menunjukkan bahwa investasi fisik pada sekolah juga memperkuat ikatan masyarakat dengan lembaga pendidikan di lingkungannya.

Saat ini proses belajar-mengajar telah berjalan normal. Dari 198 siswa yang tercatat, tingkat kehadiran naik signifikan dibanding masa-masa genting tahun lalu. Kepala desa setempat berharap revitalisasi ini menjadi titik awal perbaikan mutu pendidikan yang lebih luas, termasuk pengadaan alat peraga dan pelatihan guru.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User