Satu Remaja Hilang Terseret Ombak Besar Pantai Pererenan, Tim SAR Bergerak

MANGUPURA — Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat begitu laporan hilangnya seorang remaja di Pantai Pererenan, Kabupaten Badung, diterima, Senin (15/1) petang. Korban dilaporkan terseret arus kua...

Jul 13, 2026 - 06:23
0 0

MANGUPURA — Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat begitu laporan hilangnya seorang remaja di Pantai Pererenan, Kabupaten Badung, diterima, Senin (15/1) petang. Korban dilaporkan terseret arus kuat saat bermain air bersama dua rekannya.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.30 WITA, ketika ketiganya tengah asyik berenang tak jauh dari bibir pantai. Gelombang tiba-tiba membesar dan menghantam mereka tanpa bisa dielakkan.

Kronologi Singkat

Satu orang dari kelompok itu berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi. Rekannya yang lain sempat terlihat menggapai-gapai sebelum akhirnya lenyap ditelan ganasnya ombak. Saksi mata di lokasi langsung melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang setempat.

Kepala Kantor SAR Bali, melalui keterangan tertulisnya, membenarkan insiden tersebut. "Kami langsung memberangkatkan personel begitu informasi masuk. Fokus pencarian di sepanjang garis pantai dan perairan sekitar," ujarnya.

Update Terkini Operasi SAR

  • Jumlah Personel: 15 orang dari Basarnas, dibantu Polair, dan relawan lokal.
  • Peralatan: Satu unit RIB (Rigid Inflatable Boat), jetski, dan drone thermal.
  • Area Pencarian: Membentang dari Pantai Pererenan hingga ke arah Pantai Seseh, dengan radius 2 mil laut.
  • Kendala: Tinggi gelombang mencapai 2,5 meter dan arus balik yang ekstrem menyulitkan penyelaman.

Sejak kemarin, petugas terus menyisir perairan secara intensif. Hingga pukul 07.00 WITA pagi ini, hasil masih nihil. Tim SAR memutuskan untuk memperluas area pencarian dengan mengerahkan tambahan drone untuk pemantauan dari udara.

Peringatan Cuaca Ekstrem

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk perairan selatan Bali. Ketinggian ombak diperkirakan bisa mencapai 3 meter dalam dua hari ke depan. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk sementara waktu tidak beraktivitas di pantai-pantai yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

Hingga berita ini diturunkan, identitas remaja yang hilang belum diungkap ke publik. Pihak keluarga sudah dimintai keterangan dan terus berharap korban segera ditemukan.

"Kami tidak akan berhenti sebelum korban ditemukan," tegas komandan tim SAR di lapangan. Pencarian akan terus berlanjut dengan strategi yang disesuaikan berdasarkan perkembangan kondisi cuaca terkini.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Reporter Daerah. Koordinator jaringan kontributor di 34 provinsi.

Comments (0)

User