Satgas PRR Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Percepatan Huntap Aceh Tamiang

Beritatercepat.com, Jakarta – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengintensifkan koordinasi lintas sektor guna mempercepat penyediaan lah

Jul 07, 2026 - 23:33
0 0
Satgas PRR Perkuat Sinergi Lintas Sektor Demi Percepatan Huntap Aceh Tamiang

Beritatercepat.com, Jakarta – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengintensifkan koordinasi lintas sektor guna mempercepat penyediaan lahan untuk hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Langkah strategis ini ditempuh agar proses konstruksi dapat segera dimulai sehingga para penyintas bisa segera menempati rumah yang aman dan layak huni.

Upaya tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi daring yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama Satgas PRR pada Kamis (25/6/2026). Agenda utama pertemuan adalah menindaklanjuti rencana pemanfaatan lahan dari kawasan Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki oleh sektor perkebunan. Selain itu, rapat juga mencari solusi bersama atas berbagai kendala teknis dan administratif yang masih menghambat di lapangan.

Prioritas Dua Lokasi, Target 2.212 Unit

Wakil Kepala II Pos Komando Data Satgas PRR, Kolonel Tamimi Hendra Kesuma, mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah Aceh Tamiang saat ini telah menetapkan dua lokasi prioritas untuk mendukung rencana pembangunan 2.212 unit huntap oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman pada tahun ini. Namun, Kolonel Tamimi menekankan bahwa proses penyediaan lahan tersebut masih memerlukan penyelarasan dengan beragam pemangku kepentingan, termasuk pihak perkebunan, institusi pemerintah pusat, serta kementerian terkait.

"Pemda Aceh Tamiang memprioritaskan dua lokasi dari kawasan HGU untuk memenuhi target pembangunan 2.212 unit huntap. Namun, kami masih perlu menyelaraskan dengan banyak pihak agar prosesnya berjalan lancar," ujar Kolonel Tamimi Hendra Kesuma, dikutip dari paparannya dalam rapat daring tersebut.

Laporan media kami mencatat, kebutuhan huntap menjadi isu krusial pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, termasuk Aceh, pada awal tahun 2026. Bencana yang berupa banjir bandang dan longsor itu menyebabkan ribuan rumah rusak berat, sehingga pemerintah bergerak cepat membentuk Satgas PRR untuk mempercepat rekonstruksi. Di Aceh Tamiang sendiri, data awal menyebutkan setidaknya 2.000 lebih keluarga kehilangan tempat tinggal dan memerlukan relokasi ke kawasan yang lebih aman.

Dalam rapat tersebut, para peserta juga membahas mekanisme pengalihan status lahan dari HGU menjadi lahan siap bangun, termasuk aspek legalitas dan kompensasi yang perlu disepakati bersama. Satgas PRR berperan sebagai fasilitator untuk menjembatani kebutuhan pemerintah daerah dengan ketersediaan lahan yang dimiliki oleh swasta. Diharapkan, dengan sinergi yang terus diperkuat, groundbreaking pembangunan huntap dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Komitmen percepatan ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memastikan tidak ada penyintas bencana yang terlantar dan tetap tinggal di pengungsian dalam jangka waktu lama. Pemerintah menargetkan seluruh huntap di Aceh Tamiang rampung dalam tahun anggaran ini, sehingga masyarakat dapat kembali menata kehidupan mereka dengan normal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
lina-marlina

Fact Checker. Memverifikasi klaim viral secara cepat dan akurat.

Comments (0)

User