Monday, 24 August 2026 | 13:16 WIB

Saifullah Yusuf Ditunjuk Jadi Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU

BARU SAJA dikonfirmasi, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul resmi ditunjuk menjadi Ketua Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Penunjukan ini menjadi perkembangan besar dalam persiapan kongre...

Aug 24, 2026 - 10:12
0 0
Saifullah Yusuf Ditunjuk Jadi Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU

BARU SAJA dikonfirmasi, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul resmi ditunjuk menjadi Ketua Panitia Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Penunjukan ini menjadi perkembangan besar dalam persiapan kongres terbesar organisasi Islam di Indonesia tersebut. Kepercayaan itu diberikan kepada tokoh yang dikenal luas memiliki pengalaman panjang di pemerintahan dan organisasi.

Kabar ini menjadi sorotan utama di kalangan warga nahdliyin. Banyak pihak menilai Gus Ipul adalah figur yang tepat untuk mengawal jalannya muktamar. Ia dianggap mampu merangkul berbagai elemen dan memastikan seluruh agenda berjalan tertib. KONFIRMASI resmi ini sekaligus mengakhiri spekulasi soal siapa yang akan memimpin kepanitiaan.

Tugas berat menyambut ribuan peserta

Muktamar Ke-35 NU dipastikan menjadi ajang yang sangat besar. Ribuan kiai, ulama, dan pengurus dari seluruh cabang di Indonesia direncanakan hadir. Perwakilan dari luar negeri juga dijadwalkan ikut serta dalam forum tertinggi organisasi ini. Karena itu, panitia harus bekerja ekstra keras menyiapkan segala kebutuhan.

Sejumlah aspek menjadi pekerjaan rumah utama panitia. Pertama, kesiapan lokasi dan akomodasi bagi seluruh peserta. Kedua, pengamanan selama rangkaian acara berlangsung. Ketiga, kelancaran logistik dan transportasi. Keempat, kesiapan protokol kesehatan serta layanan darurat bagi para tamu.

Gus Ipul diharapkan mampu memastikan seluruh aspek tersebut terkoordinasi dengan baik. Ia juga diminta menjaga komunikasi dengan pemerintah pusat dan daerah. Koordinasi dengan aparat keamanan menjadi prioritas agar muktamar berlangsung aman dan kondusif.

Figur berpengalaman di panggung nasional

Rekam jejak Gus Ipul memang tidak diragukan lagi. Ia pernah menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur selama dua periode. Ia juga pernah dipercaya menjadi Menteri Sosial Republik Indonesia. Pengalaman itu membuatnya terbiasa mengelola agenda dan orang dalam skala besar.

Di lingkungan NU, Gus Ipul juga bukan sosok baru. Ia tumbuh dari keluarga besar nahdliyin dan aktif di berbagai struktur organisasi. Kedekatannya dengan para kiai dan tokoh pesantren menjadi modal penting. Ia dikenal mudah berkomunikasi dari tingkat pusat hingga ranting.

Dinamika menjelang muktamar

Menjelang Muktamar Ke-35, dinamika di internal NU mulai terasa. Berbagai kelompok mulai menjajaki dukungan untuk kepemimpinan baru. Bahasan utama muktamar mencakup evaluasi program dan pemilihan pengurus periode berikutnya. Posisi Ketua Umum PBNU dan Rais Aam menjadi perhatian terbesar.

Panitia dituntut netral dan profesional. Mereka tidak boleh terlibat dalam kontestasi apa pun. Fokus utama panitia hanyalah menyukseskan jalannya muktamar. Hal ini penting agar seluruh keputusan forum dihasilkan secara jernih dan demokratis.

Gus Ipul menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut. Ia berjanji bekerja maksimal bersama seluruh jajaran panitia. Ia juga mengajak seluruh elemen NU menjaga suasana yang teduh dan bermartabat.

Muktamar sendiri merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan di NU. Segala kebijakan besar organisasi diputuskan dalam forum ini. Karena itu, kesuksesan penyelenggaraan menjadi harga mati. Kegagalan kecil sekalipun bisa berdampak besar bagi citra organisasi.

Panitia juga harus memikirkan kelancaran sidang-sidang komisi. Sejumlah komisi akan membahas berbagai bidang penting. Mulai dari organisasi, pendidikan, hingga ekonomi umat. Setiap komisi membutuhkan fasilitas dan pendampingan yang memadai.

Harapan besar warga nahdliyin

Warga nahdliyin menaruh harapan besar pada Muktamar Ke-35. Mereka ingin muktamar melahirkan pemimpin yang amanah dan program yang membumi. NU harus tetap menjadi organisasi yang menyejukkan bangsa. Pesan-pesan moderasi dan persatuan diharapkan terus menguat.

Muktamar kali ini juga menjadi ujian bagi panitia. Semua mata akan tertuju pada kesuksesan penyelenggaraan. Panitia harus sigap menangani setiap kendala di lapangan. Evakuasi dan penanganan darurat pun perlu disiapkan sejak dini.

Selain itu, panitia berkewajiban menjaga kekhidmatan acara. Nuansa ukhuwah harus terasa sepanjang muktamar. Perbedaan pandangan tidak boleh memecah persatuan. Semua elemen diharapkan mengedepankan kepentingan bersama.

Dengan dipimpin figur sekaliber Gus Ipul, optimisme mulai tumbuh. Pengalaman organisasi dan pemerintahannya menjadi nilai tambah. Publik berharap persiapan berjalan lancar hingga puncak acara nanti.

Dukungan untuk Gus Ipul pun terus mengalir dari berbagai daerah. Sejumlah pengurus cabang menyatakan siap membantu kelancaran muktamar. Kerja sama antardaerah menjadi kunci suksesnya acara. Semangat gotong royong khas nahdliyin diharapkan kembali terlihat nyata.

Perkembangan selanjutnya terkait jadwal dan lokasi muktamar masih dinantikan. Panitia diminta mengumumkan secara transparan kepada publik. Informasi yang jelas akan memudahkan seluruh pihak dalam mempersiapkan diri. Kita tunggu UPDATE berikutnya dari rangkaian Muktamar Ke-35 NU.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User