Ribuan Pelari Padati Palembang di Bhayangkara Run, Kapolda Pimpin Pelepasan

BREAKING UPDATE — Aspal Kota Palembang bergetar pagi ini. Lebih dari 8.000 pasang kaki menjejali kawasan pusat kota, mengawali Sumsel Bhayangkara Run 2026, Minggu (12/7). Polda Sumatera Selatan tak ...

Jul 12, 2026 - 19:21
0 0
Ribuan Pelari Padati Palembang di Bhayangkara Run, Kapolda Pimpin Pelepasan

BREAKING UPDATE — Aspal Kota Palembang bergetar pagi ini. Lebih dari 8.000 pasang kaki menjejali kawasan pusat kota, mengawali Sumsel Bhayangkara Run 2026, Minggu (12/7). Polda Sumatera Selatan tak main-main mengemas ajang ini sebagai perekat soliditas. Kapolda dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir, bukan sebagai penonton, melainkan ikut menyapa ribuan pelari tepat di garis start.

Gelombang Massa di Jantung Palembang

Detik-detik menjelang pelepasan, lautan peserta membludak. Total registrasi dikonfirmasi menembus angka 8.035 pelari. Mereka datang dari berbagai kalangan: komunitas lari, pelajar, mahasiswa, hingga unsur TNI-Polri. Panitia terpaksa membuka kloter tambahan untuk mengantisipasi luapan partisipan.

Situasi terkendali berkat penyebaran personel gabungan di sepanjang rute. Saksi mata melaporkan, start dipusatkan di depan Mapolda Sumsel, membentang ke Jalan Sudirman, lalu memutar di Simpang Lima DPRD Sumsel, dan finis kembali ke titik awal. Jalur steril total, ambulans siaga di tiap tikungan.

Fakta Kunci

  • Jumlah definitif pelari: 8.035 orang, kapasitas awal hanya 7.500.
  • Jarak tempuh dua kategori: 5K (untuk pemula) dan 10K (rute elite).
  • Waktu pelepasan gelombang pertama pukul 06.15 WIB.
  • Hadir langsung: Kapolda Sumsel, Pangdam II/Sriwijaya, Gubernur Sumsel, Kajati, dan Ketua Pengadilan Tinggi.

Bukan Sekadar Lomba Lari

Kapolda menegaskan, event ini bukan ajang adu cepat semata. “Ini tentang kebersamaan, sinergitas, dan membumikan gaya hidup sehat,” ujarnya di sela acara. Senada, Gubernur Sumsel menyebut partisipasi Forkopimda sebagai sinyal kuat bahwa keamanan dan pembangunan daerah adalah tanggung jawab bersama.

Di sepanjang rute, personel Polisi Wanita (Polwan) dan Satuan Lalu Lintas membentuk barisan sapaan. Air mineral dan stasiun medis tersebar di kilometer 2, 5, dan 8. “Pelayanan luar biasa, kami merasa aman dan diperhatikan,” ungkap salah satu pelari asal Jakabaring.

Dampak Langsung ke Publik

Euforia tak hanya milik pelari. Ribuan warga Palembang tumpah ruah di trotoar, mengabadikan momen. Pedagang sekitar mengaku omzet naik tiga kali lipat sejak pukul 05.00 subuh. “Penghasilan pagi ini sudah lebih dari hari biasa,” kata penjual kopi keliling di dekat Jembatan Ampera.

Menit lalu, panitia melaporkan seluruh peserta berhasil finis tanpa insiden berarti. Update terakhir: rekayasa lalu lintas berangsur normal pukul 09.30 WIB. Data korban nihil, hanya dua pelari ditangani karena kram ringan. Polda Sumsel menyatakan acara serupa berpotensi masuk agenda tahunan untuk menyambut Hari Bhayangkara.

Dikonfirmasi: Sumsel Bhayangkara Run 2026 bukan sekadar catatan partisipasi masif, melainkan bukti nyata bahwa kolaborasi Forkopimda mampu menggerakkan masyarakat dalam skala kolosal.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User