Rano Karno Jagokan Spanyol, Nobar Final Dipadati 14 Ribu Warga

Aroma euforia Piala Dunia FIFA 2026 menyelimuti Jakarta pada Minggu malam (19/7) menjelang partai puncak antara Spanyol dan Argentina. Di tengah dinginnya

Jul 20, 2026 - 06:37
0 0
Rano Karno Jagokan Spanyol, Nobar Final Dipadati 14 Ribu Warga

Aroma euforia Piala Dunia FIFA 2026 menyelimuti Jakarta pada Minggu malam (19/7) menjelang partai puncak antara Spanyol dan Argentina. Di tengah dinginnya angin malam, ribuan warga berbondong-bondong memadati Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, untuk mengikuti acara nonton bareng (nobar) yang digagas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Di antara lautan manusia itu, tampak sosok Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang ikut larut dalam gegap gempita, sekaligus menyampaikan prediksinya: Spanyol akan keluar sebagai juara.

Antusiasme yang meledak-ledak ini tak hanya mencerminkan kecintaan warga Jakarta terhadap sepak bola, tetapi juga menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 telah menjadi perekat sosial yang luar biasa. Dari anak-anak hingga orang tua, semua tumpah ruah di lapangan legendaris itu, menciptakan pemandangan yang sulit dilupakan.

Prediksi Sang Wagub: Spanyol Unggul Tipis

Meski Argentina datang dengan status juara bertahan dan diperkuat Lionel Messi yang masih tampil gemilang di usia 39 tahun, Rano Karno justru menjatuhkan pilihannya kepada La Furia Roja. Ketika ditemui di sela-sela acara nobar, ia membeberkan alasannya secara lugas.

"Saya menjagokan Spanyol juara. Permainan kolektif mereka di turnamen ini sangat impresif. Argentina memang kuat, tapi Spanyol punya kedalaman skuad yang lebih merata. Saya prediksi Spanyol menang tipis, mungkin 2-1," ujar Rano Karno dengan penuh keyakinan.

Pernyataan ini sontak memancing sorakan dari ribuan peserta nobar. Sebagian besar memang tampak mengenakan jersey merah Spanyol, meski tak sedikit pula yang setia dengan biru-putih Argentina. Rano, yang dikenal sebagai aktor dan politikus, memang kerap blak-blakan soal preferensi sepak bolanya. Namun, kali ini prediksinya datang pada momen yang sangat emosional, di hadapan konstituennya sendiri.

Menariknya, keyakinan Rano bukan tanpa dasar. Spanyol di bawah asuhan pelatih anyar mereka tampil dominan sepanjang turnamen dengan rata-rata penguasaan bola mencapai 62 persen dan baru kebobolan tiga gol dalam enam pertandingan. Di sisi lain, Argentina mengandalkan ketajaman Messi yang telah mengoleksi delapan gol dan menjadikannya top skor sementara. Duel dua gaya ini diprediksi akan menjadi final yang sangat ketat.

Kejutan di Lapangan Banteng: 14 Ribu Warga Membludak

Jika prediksi Rano Karno menyita perhatian, maka fakta di lapangan justru membuat sang wagub terkejut. Panitia acara semula memperkirakan jumlah penonton nobar berkisar antara 7.000 hingga 8.000 orang, namun data yang masuk menunjukkan angka yang hampir dua kali lipat lebih besar.

"Jujur saya kaget. Saya kira paling banjir 7 ribuan, ternyata hampir 14 ribu warga yang datang. Ini menunjukkan masyarakat Jakarta sangat haus akan hiburan dan kebersamaan seperti ini. Kami bersyukur acara berjalan lancar dan tertib," kata Rano Karno seusai menyapa para penonton.

Lonjakan jumlah penonton ini membuat panitia harus bekerja ekstra. Layar raksasa berukuran 8 x 6 meter yang dipasang di sisi utara lapangan ternyata kurang memadai bagi penonton di bagian belakang. Namun, semangat gotong royong warga terlihat ketika banyak yang membawa tikar dan duduk tertib, menciptakan suasana yang guyub dan aman.

Berdasarkan pantauan di lokasi, area Lapangan Banteng dibagi menjadi empat zona dengan kapasitas masing-masing sekitar 3.500 orang. Setiap zona dilengkapi panggung kecil, pengeras suara, dan posko kesehatan. Petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan disiagakan di setiap sudut untuk mengurai kemacetan di sekitar Jalan Veteran dan Jalan Pejambon.

Euforia Warga dan Dampak Ekonomi

Ajang nobar ini tidak hanya menjadi perhelatan olahraga, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat kecil. Ratusan pedagang kaki lima memadati trotoar di sekitar Lapangan Banteng, menjajakan aneka makanan khas Indonesia seperti sate, bakso, dan jagung bakar. Omset total para pedagang malam itu diperkirakan mencapai Rp 350 juta, sebuah angka yang cukup signifikan untuk perputaran ekonomi lokal dalam tempo semalam.

Seorang pedagang sate asal Senen, Mulyadi (45), mengaku meraup keuntungan hampir tiga kali lipat dibanding hari biasa. "Alhamdulillah, dari jam 8 malam dagangan saya sudah habis. Biasanya paling laku 50 tusuk, malam ini habis 200 tusuk lebih. Semoga acara nobar begini sering diadakan," ujarnya sumringah.

Di sisi lain, pengelola parkir di sekitar Lapangan Banteng juga kebanjiran rezeki. Arus kendaraan yang mencapai lebih dari 2.500 sepeda motor dan 800 mobil membuat area parkir kewalahan. Beberapa warga memilih memarkir kendaraannya di Stasiun Juanda dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

Pesan Persatuan dari Lapangan Banteng

Di balik hiruk-pikuk pertandingan, Rano Karno menyelipkan pesan penting kepada seluruh peserta nobar. Ia mengajak warga untuk menjadikan momen ini sebagai perekat persatuan, terlepas dari siapa pun yang didukung.

"Malam ini kita buktikan bahwa warga Jakarta bisa berkumpul dengan tertib, tanpa memandang perbedaan. Meskipun saya pribadi mendukung Spanyol, saya tetap menghormati teman-teman yang dukung Argentina. Yang penting kita nikmati pertandingan dengan aman dan damai," tegas Rano.

Pernyataan tersebut diamini oleh seorang peserta nobar, Dian (27), warga Kemayoran. "Ini nobar paling seru yang pernah saya ikuti. Biasanya saya nonton di kafe, tapi di sini suasananya lebih meriah. Saya dukung Argentina, tapi di sini semua teman tanpa memandang tim. Semoga acara seperti ini rutin diadakan," kata Dian sambil melambaikan bendera Argentina kecil.

Hingga berita ini diturunkan, pertandingan final masih berlangsung. Siapa pun yang nantinya keluar sebagai juara, satu hal yang pasti: malam itu Lapangan Banteng telah menjadi saksi bahwa sepak bola mampu menyatukan lebih dari 13.800 warga Jakarta dalam balutan sukacita dan persaudaraan.

[SOCIAL_TWEET]: Wagub DKI Rano Karno jagokan Spanyol juara Piala Dunia 2026, prediksi unggul tipis dari Argentina! Sementara nobar final di Lapangan Banteng membludak: hampir 14 ribu warga hadir, omset pedagang tembus Rp350 juta. #PialaDunia2026 #RanoKarno #NobarJakarta[SOCIAL_TG]: 🔥 PIALA DUNIA 2026 FINAL! Wagub DKI Rano Karno jagokan Spanyol juara, prediksi menang tipis atas Argentina. Ribuan warga nobar di Lapangan Banteng, hadir hampir 14 ribu! Omset PKL tembus Rp350 juta malam itu. Yuk baca liputan lengkapnya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User