Raffi Ahmad Catatkan Saham RANS di BEI, Harga IPO Sentuh Rp220
Raffi Ahmad Resmi Bawa RANS Melantai, Targetkan Ekspansi Digital (Pilih salah satu, maksimal 12 kata) Saya pilih: Raffi Ahmad Catatkan Saham RANS di BEI
Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta bergemuruh oleh sorak-sorai dan tepuk tangan pada Jumat pagi (10/7/2026). Tepat pukul 09.00 WIB, Founder sekaligus President Director PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), Raffi Ahmad, menekan tombol sirene penanda pencatatan perdana saham perusahaannya. Momen bersejarah ini disaksikan langsung oleh keluarga, rekan artis, regulator pasar modal, dan investor institusi yang memadati Main Hall BEI. Dengan kode emiten "RANS", perusahaan hiburan terintegrasi ini resmi menjadi perusahaan terbuka ke-56 yang melantai di tahun 2026.
Kronologi Menuju Lantai Bursa
- Januari 2026: RANS mengumumkan rencana IPO dengan menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT UBS Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi. Roadshow dimulai di 5 kota besar Asia.
- Mei 2026: Pernyataan pendaftaran resmi disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Prospektus awal mengungkap target dana segar hingga Rp700 miliar.
- Juni 2026: Masa bookbuilding berlangsung pada 15–26 Juni dengan rentang harga Rp190–Rp240 per saham. Permintaan investor mencapai kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 3,8 kali.
- 1–3 Juli 2026: Masa penawaran umum kepada publik. Investor ritel memborong 12% dari total saham yang ditawarkan, tertinggi untuk emiten sektor hiburan tahun ini.
- 8 Juli 2026: Harga final IPO ditetapkan di Rp220 per lembar, nilai tengah atas dari rentang bookbuilding, mencerminkan kepercayaan pasar yang tinggi.
- 10 Juli 2026: Pencatatan perdana di Papan Utama BEI. Saham dibuka pada harga Rp245, langsung melesat 11,3% dari harga IPO.
Dalam sambutannya, Raffi Ahmad yang mengenakan setelan jas hitam khasnya tampak bergetar haru. "Hari ini adalah mimpi yang menjadi nyata. RANS bukan lagi sekadar kanal YouTube, melainkan sebuah ekosistem hiburan yang siap bersaing di level global. Dana IPO ini akan kami gunakan untuk ekspansi konten digital, infrastruktur produksi virtual, dan akuisisi dua rumah produksi yang sedang dalam pembicaraan akhir," ujar Raffi di hadapan hadirin. Ia juga menyebut bahwa 30% dana akan dialokasikan untuk pengembangan platform streaming berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama RANS+, yang dijadwalkan meluncur kuartal IV 2026.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengapresiasi langkah RANS. "Kehadiran RANS memperkuat papan utama kita di sektor kreatif. Ini adalah sinyal bahwa industri konten digital Indonesia memiliki fundamental bisnis yang matang dan siap didanai pasar modal," katanya dalam pidato pembukaan. Sementara itu, Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, menyebut proses IPO RANS sebagai salah satu yang paling diminati ritel sepanjang tahun ini.
Kinerja Saham Hari Pertama
Pada sesi I, saham RANS dibuka di Rp245 dan sempat menyentuh level tertinggi Rp278 hanya 30 menit setelah bel pembukaan, atau naik 26,3% dari harga IPO. Volume transaksi mencapai 850 juta lembar saham pada pukul 10.30 WIB, menjadikannya saham paling aktif diperdagangkan di BEI hari itu. Namun aksi ambil untung mulai muncul menjelang siang, mendorong harga kembali ke level Rp260 pada penutupan sesi I.
Sesi II berlangsung lebih tenang. Saham ditutup di harga Rp252, masih mencerminkan kenaikan 14,5% dari harga IPO. Total nilai transaksi harian mencapai Rp2,1 triliun, tertinggi kedua untuk emiten baru tahun ini setelah perusahaan tambang nikel. Kapitalisasi pasar RANS di akhir perdagangan tercatat sebesar Rp5,8 triliun, langsung menempatkannya di jajaran 100 besar kapitalisasi di BEI.
Dampak Bagi Industri Hiburan
Pencatatan ini menjadikan RANS sebagai perusahaan hiburan pertama di Indonesia yang menghimpun dana publik di atas Rp500 miliar. Menurut analis dari Mirae Asset Sekuritas, langkah ini bisa memicu gelombang IPO dari rumah produksi dan MCN (Multi-Channel Network) lain. "Kita lihat Visinema, Narasi, dan Starvision mungkin akan mengikuti. Valuasi RANS yang mencapai price-to-earnings ratio 28 kali menjadi acuan baru bagi industri," kata analis tersebut.
Raffi Ahmad sendiri kini memiliki kekayaan bersih yang melonjak drastis. Dengan kepemilikan 42% saham pasca-IPO, nilai kertas sahamnya mencapai sekitar Rp2,4 triliun. "Saya tetap fokus berkarya. Ini bukan tentang uang, tapi tentang membangun warisan industri kreatif Indonesia," jawabnya saat ditanya wartawan soal status barunya sebagai salah satu orang terkaya di sektor hiburan.
Resepsi Meriah dan Tamu VVIP
Usai seremoni, RANS menggelar resepsi di Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat. Sejumlah tokoh terlihat hadir: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, beberapa komisaris BEI, dan rekan artis seperti Nagita Slavina yang juga menjabat Komisaris Utama, Andre Taulany, dan manajemen RANS lainnya. Raffi dan Nagita tampil kompak memotong tumpeng sebagai simbol syukur. Acara ditutup dengan pengumuman program employee stock option plan (ESOP) bagi 200 karyawan tetap RANS, yang akan dirilis dalam 3 bulan mendatang.
Sampai berita ini diturunkan, RANS Entertainment telah mengelola 15 kanal YouTube dengan total 320 juta subscriber, 5 rumah produksi, jaringan artis di bawah RANS Management, dan platform konten berbayar. IPO ini menandai babak baru transformasi bisnis dari creator economy menuju konglomerasi media terintegrasi.
[SOCIAL_FB]: 🎉 Breaking News! PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) resmi menjadi perusahaan publik hari ini, 10 Juli 2026. Founder Raffi Ahmad langsung menekan tombol sirine di Bursa Efek Indonesia. Dengan kode saham RANS, emiten ini meraup dana IPO Rp660 miliar dan sahamnya langsung melesat 14,5% pada penutupan perdagangan. Selamat untuk RANS dan seluruh pemegang saham baru! Baca liputan lengkapnya di Beritatercepat.com. [SOCIAL_THREADS]: Resmi! Saham RANS melantai di bursa. Raffi Ahmad tak kuasa menahan haru saat pencatatan perdana pagi tadi. Harga IPO Rp220, langsung naik 14,5% ke Rp252 di penutupan. Transaksi Rp2,1 triliun. Selamat! 🚀 #RANS #IPO #RaffiAhmad
Comments (0)