PT RANS Entertainment Resmi Melantai, Saham Perdana di BEI
JAKARTA — PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, perusahaan hiburan milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi mencatatkan saham perdana
JAKARTA — PT RANS Entertainment Indonesia Tbk, perusahaan hiburan milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (10/7/2026). Pencatatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan perusahaan yang tumbuh dari rumah produksi digital rumahan menjadi emiten publik dengan kode saham RANS.
Kronologi IPO Emiten Milik Raffi Ahmad
Proses penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) RANS Entertainment berlangsung dengan antusiasme tinggi dari investor ritel dan institusi. Berdasarkan prospektus yang dirilis, perseroan melepas 2 miliar lembar saham atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran Rp200 per saham. Dengan demikian, total dana segar yang diraup mencapai Rp400 miliar.
"Ini adalah langkah monumental bagi RANS Entertainment. Kami tidak hanya ingin menjadi perusahaan hiburan biasa, tetapi membangun ekosistem konten terintegrasi yang bisa bersaing di tingkat regional," ujar Raffi Ahmad, selaku Presiden Direktur RANS Entertainment, saat seremoni pencatatan di Gedung BEI, Jakarta.
Proses penawaran yang berlangsung pada 3–7 Juli 2026 mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 4,2 kali pada porsi pooling ritel, mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap prospek industri hiburan digital di Tanah Air. RANS menggandeng PT Mandiri Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi efek.
Penggunaan Dana dan Strategi Ekspansi
Dana hasil IPO akan dialokasikan untuk mempercepat transformasi RANS menjadi perusahaan hiburan berbasis teknologi yang lebih luas. Sekitar 60% dana akan digunakan untuk pengembangan konten orisinal di berbagai platform, termasuk serial web, film animasi, dan konten interaktif di RANS Channel dan RANS Music. Sebesar 25% dialokasikan untuk ekspansi ke segmen baru, seperti platform livestreaming perdagangan sosial dan pengembangan studio metaverse interaktif. Sisanya digunakan untuk modal kerja dan penyempurnaan infrastruktur studio di kawasan MILO Jakarta.
Nagita Slavina, yang menjabat sebagai Komisaris Utama, menambahkan bahwa RANS tidak hanya fokus pada konten dewasa, tetapi juga memperkuat lini anak-anak melalui RANS Kids Universe. "Generasi digital anak Indonesia butuh tayangan yang mendidik sekaligus menghibur. Kami akan berinvestasi besar di animasi lokal berkualitas," jelasnya.
Kinerja Perdagangan Perdana
Saat pasar dibuka, saham RANS langsung mengalami kenaikan signifikan. Harga pembukaan tercatat di level Rp250 per lembar, atau melompat 25% dari harga IPO. Dalam 15 menit pertama perdagangan, volume transaksi telah menembus 500 juta saham, menjadikan RANS sebagai saham paling aktif kedua di hari itu. Harga tertinggi intraday sempat menyentuh Rp278 sebelum akhirnya ditutup di Rp264, mengerek kapitalisasi pasar RANS menjadi lebih dari Rp2,64 triliun.
Portofolio Bisnis dari Hulu ke Hilir
RANS Entertainment selama ini dikenal lewat kanal YouTube Rans Animation yang memiliki 30 juta pelanggan serta jaringan multi-platform lainnya, seperti karyawan di bawah bendera RANS Music yang menaungi penyanyi muda, dan unit olahraga RANS Sport (pemilik klub basket RANS PIK). Model bisnis yang terintegrasi ini, menurut analis pasar modal, menjadi daya tarik utama yang membedakan RANS dari emiten hiburan konvensional.
- RANS Digital Content: Produksi konten harian, program web-variety, dan lisensi serial orisinal.
- RANS Music & Entertainment: Manajemen artis, produksi musik, dan konser virtual.
- RANS Sport & Esports: Kepemilikan tim olahraga serta turnamen gaming berbasis komunitas.
- RANS Edukasi & Lisensi: Merchandise karakter orisinal, buku interaktif, dan platform belajar berbasis animasi.
Proyeksi dan Tantangan
Meski optimisme tinggi, sejumlah analis mengingatkan bahwa valuasi RANS bergantung pada kemampuannya menjaga pertumbuhan pendapatan dan diversifikasi di tengah persaingan konten digital yang semakin sengit. Direktur Keuangan RANS, Rully Firman, menyatakan pihaknya menargetkan lonjakan pendapatan hingga 45% pada tahun buku 2027 melalui ekspansi konten berbayar dan kerja sama strategis dengan penyedia layanan OTT global.
Dukungan fan base organik Raffi-Nagita yang setia, disebut-sebut sebagai aset tak berwujud yang sulit ditiru. "Kami adalah perusahaan yang didirikan oleh kreator, bukan sekadar investor. Itu membuat perbedaan dalam cara kami mencintai konten," kata Raffi menutup acara.
Comments (0)