Proyek Kolaborasi Pusat-DKI Siap Diresmikan, Ini Bocoran Pramono

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pemerintah pusat bersiap meresmikan sejumlah proyek strategis dalam waktu dekat. Kepastian ini muncul usai Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertemu dengan Sek...

Jul 28, 2026 - 03:56
0 0
Proyek Kolaborasi Pusat-DKI Siap Diresmikan, Ini Bocoran Pramono

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pemerintah pusat bersiap meresmikan sejumlah proyek strategis dalam waktu dekat. Kepastian ini muncul usai Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertemu dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Jakarta, Senin (27/7). Pertemuan tersebut membahas percepatan realisasi proyek-proyek kolaborasi yang telah mencapai tahap akhir.

Isyarat Pasca-Pertemuan

Usai pertemuan tertutup, Pramono memberikan sinyal kuat bahwa Jakarta akan segera memiliki ikon-ikon baru hasil sinergi dua level pemerintahan. "Ini bukan hanya seremoni, tetapi bukti bahwa pusat dan daerah bisa bersinergi tanpa sekat. Kita ingin warga langsung merasakan dampaknya," ujarnya kepada awak media. Meski enggan membeberkan tanggal pasti, ia menegaskan bahwa peresmian akan dilakukan secara bersama-sama, melibatkan pejabat tinggi negara.

Deretan Proyek yang Akan Diresmikan

Berdasarkan data yang dihimpun, setidaknya ada lima proyek besar yang masuk dalam daftar peresmian. Pertama, Revitalisasi Sepenuhnya Kawasan Pesisir Jakarta Utara yang dilengkapi tanggul raksasa, ruang terbuka hijau seluas 12 hektare, dan area ekowisata mangrove. Proyek senilai Rp2,3 triliun ini digarap Kementerian PUPR bersama Pemprov DKI untuk menekan abrasi sekaligus menambah ruang publik.

Kedua, Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang Fase 2 dengan fasilitas park and ride berkapasitas 1.500 kendaraan. Terminal ini terintegrasi langsung dengan jalur LRT dan koridor Transjakarta, menjadi simpul transportasi massal di Jakarta Timur. Pemerintah pusat menanggung 60 persen biaya pembangunan.

Ketiga, Sistem Drainase Vertikal dan Sumur Resapan di 50 titik rawan banjir. Teknologi ini diadopsi dari Belanda dan telah diujicoba di kawasan Bidara Cina serta Mangga Dua. Proyek ini dikerjakan Dinas Sumber Daya Air DKI dengan dukungan teknis dari BNPB dan Kementerian PU.

Keempat, Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Integratif di Kemayoran dengan 2.000 unit hunian beserta pasar rakyat dan pusat kesehatan. Proyek ini dirancang untuk merevitalisasi permukiman padat tanpa menggusur, melainkan membangun ke atas. Kementerian Perumahan dan Perkim masuk sebagai mitra pendanaan.

Kelima, Jalur Sepeda Elevated Sepanjang 8 Kilometer membentang dari Senayan hingga Dukuh Atas, melewati kawasan Sudirman-Thamrin. Jalur layang ini diklaim sebagai yang pertama di Asia Tenggara dan dibangun dengan konstruksi ringan namun tahan gempa. Anggarannya berasal dari APBD DKI dan dana insentif daerah dari Kemenkeu.

Peresmian Simbol Sinergi

Pramono menegaskan bahwa peresmian nanti akan dihadiri langsung oleh presiden atau wakil presiden bersama dirinya. "Kita ingin momen ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan Jakarta bukan hanya urusan pemda, tetapi juga tanggung jawab nasional," kata dia. Seskab Teddy disebut-sebut akan menjadi koordinator acara peresmian agar berjalan lancar dan tepat sasaran.

Sementara itu, sejumlah organisasi masyarakat sudah menyambut positif wacana ini. Mereka berharap proyek-proyek tersebut benar-benar bisa meningkatkan kesejahteraan warga Jakarta, bukan sekadar proyek mercusuar.

Tanggal pasti peresmian masih dirahasiakan. Namun sumber di Balai Kota mengindikasikan bahwa acara puncak akan digelar pada pertengahan Agustus 2026, bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-81. Publik kini menanti realisasi janji kolaborasi tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User