Pramono Perintahkan TNI-Polri Amankan Menteng Pasca Bentrokan

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung bergerak cepat merespons insiden bentrokan maut yang mengguncang kawasan Menteng. Ia memerintahkan koordinasi penuh antara aparat TNI dan Polri ...

Jul 28, 2026 - 03:56
0 0
Pramono Perintahkan TNI-Polri Amankan Menteng Pasca Bentrokan

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung bergerak cepat merespons insiden bentrokan maut yang mengguncang kawasan Menteng. Ia memerintahkan koordinasi penuh antara aparat TNI dan Polri demi memulihkan situasi dan menjamin keamanan warga.

Instruksi Langsung dari Balai Kota

Dalam keterangannya, Pramono menegaskan bahwa stabilitas ibu kota tidak bisa ditawar. Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. "Ini prioritas utama," ujarnya singkat namun tegas, menandakan tingkat urgensi yang tinggi.

Bentrokan yang terjadi sebelumnya dilaporkan menelan korban jiwa. Meski kronologi masih terus didalami, pemerintah provinsi tidak ingin berspekulasi. Fokus utama saat ini adalah mencegah gejolak susulan dan memastikan warga Menteng dapat kembali beraktivitas tanpa ketakutan.

Strategi Pengamanan Terpadu

Sebagai langkah konkret, patroli gabungan akan diperbanyak. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan kehadiran negara di tengah situasi yang masih labil.

Berikut poin-poin kunci dari instruksi gubernur:

  • Patroli 24 jam di seluruh titik rawan konflik di Menteng dan sekitarnya
  • Personel gabungan TNI-Polri disiagakan dalam jumlah dua kali lipat dari kekuatan normal
  • Pos pengamanan darurat didirikan di perempatan-perempatan utama
  • Rekonsiliasi tokoh masyarakat akan difasilitasi dalam waktu dekat

Dampak dan Respon Warga

Situasi di lapangan dilaporkan masih mencekam namun terkendali. Beberapa ruas jalan di kawasan Menteng sempat ditutup untuk memudahkan proses evakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara. Saksi mata menyebut suara bentrokan terdengar jelas menjelang dini hari, memicu kepanikan di pemukiman elit tersebut.

Pramono juga mengimbau agar warga tidak terpancing isu provokatif di media sosial. Ia menyebut telah berkoordinasi dengan Dinas Kominfo untuk memantau penyebaran hoaks yang berpotensi memperkeruh suasana.

Langkah Jangka Pendek

Pemerintah provinsi berjanji akan menggelar pertemuan darurat dengan seluruh pemangku kepentingan dalam waktu 24 jam ke depan. Forum komunikasi ini dirancang untuk meredam ketegangan dan mencari akar permasalahan yang memicu bentrokan berdarah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, identitas para korban masih dalam proses identifikasi di rumah sakit terdekat. Pihak kepolisian belum merilis pernyataan resmi terkait jumlah pasti korban maupun pihak-pihak yang terlibat, namun sumber di lapangan mengonfirmasi situasi sudah memasuki tahap pemulihan.

Aparat keamanan berkomitmen mengusut tuntas insiden ini. Masyarakat diimbau tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang. Perkembangan situasi akan terus dipantau selama 48 jam ke depan untuk memastikan tidak ada eskalasi susulan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User