Presiden Prabowo: Pemimpin Anjurkan Pembakaran Fasum Pengkhianat

BREAKING NEWS — Presiden Prabowo Subianto baru saja melontarkan kecaman paling tajam sepanjang masa jabatannya: setiap pemimpin yang menghasut aksi pembakaran fasilitas umum adalah pengkhianat yang ...

Jul 13, 2026 - 10:57
0 0

BREAKING NEWS — Presiden Prabowo Subianto baru saja melontarkan kecaman paling tajam sepanjang masa jabatannya: setiap pemimpin yang menghasut aksi pembakaran fasilitas umum adalah pengkhianat yang menikam rakyat Indonesia. Pernyataan itu mengguncang arena Hari Koperasi Nasional ke-79 yang digelar sore ini di Jakarta.

Di depan ribuan penggerak koperasi dan sederet pejabat tinggi negara, Presiden tidak memberi ruang bagi diplomasi basa-basi. Pidato yang seharusnya merayakan semangat gotong-royong ekonomi itu berubah menjadi ultimatum tegas terhadap provokator di balik gelombang anarkisme yang mengancam infrastruktur publik.

Kecaman Tanpa Kompromi

Presiden menekankan bahwa ajakan merusak fasilitas umum bukan sekadar pelanggaran pidana, melainkan pengkhianatan terhadap cita-cita kemerdekaan. “Mereka yang membisikkan perintah bakar, mereka yang menyebar hasutan rusuh, adalah musuh rakyat. Mereka pengkhianat,” ujar Prabowo dengan nada tinggi, mengutip langsung tanpa menyebut nama. Narasumber di lokasi mengonfirmasi bahwa gestur Presiden sangat tegas, mengepalkan tangan saat mengucapkan kata pengkhianat.

Instruksi Kilat untuk Aparat Keamanan

Hanya berselang menit setelah pidato, sumber di Istana melaporkan bahwa Presiden telah memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI untuk meningkatkan status siaga di seluruh daerah rawan. “Tidak boleh ada toleransi satu inci pun. Tangkap otak pelaku, lumpuhkan jaringan penghasut,” demikian arahan langsung yang disampaikan. Operasi penegakan hukum akan difokuskan pada aktor intelektual yang menggunakan platform digital untuk menyebarkan ajakan pembakaran pasar, terminal, dan gedung layanan publik.

Koperasi Jadi Benteng, Bukan Korban

Dalam konteks peringatan Hari Koperasi, Presiden mengaitkan aksi destruktif dengan ancaman terhadap koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. Fasilitas umum yang dibakar—pasar tradisional, gudang koperasi, dan balai pelatihan—adalah alat produksi jutaan keluarga kecil. “Setiap kobaran api yang melalap kios adalah pembunuhan perlahan bagi ekonomi wong cilik,” tegasnya. Data Kemenkop UKM mencatat setidaknya 12 insiden perusakan aset koperasi dalam dua bulan terakhir tersebar di enam provinsi, memicu kerugian lebih dari Rp43 miliar.

Peringatan ke Seluruh Simpul Kekuasaan

Prabowo juga mengirim sinyal merah kepada elite politik dan tokoh masyarakat. “Pemimpin sejati mengajak bangun, bukan membakar. Siapa pun yang memakai pengaruhnya untuk menjerumuskan massa ke dalam kerusuhan, saya pastikan ia akan berhadapan dengan negara,” kata Presiden. Pernyataan ini segera direspons oleh pimpinan MPR dan DPR yang menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas pemerintah.

Seruan untuk Kewaspadaan Massa

Di akhir pidato, Presiden mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak menjadi korban provokasi. “Laporkan segera jika ada yang menyuruh Anda membakar atau merusak. Jangan biarkan pengkhianat memecah belah kita,” serunya. Posko pengaduan 24 jam didirikan di setiap kantor koperasi kabupaten/kota untuk menerima laporan warga. Aparat juga diinstruksikan memperkuat patroli siber guna membendung konten hasutan yang viral dalam 48 jam terakhir.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User