Prancis Resmi Ajukan Banding Anulir Kartu Kuning Olise

PARIS — Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) secara resmi mengajukan banding kepada FIFA untuk menganulir kartu kuning yang diterima gelandang serang andalan

Jul 08, 2026 - 16:31
0 0
Prancis Resmi Ajukan Banding Anulir Kartu Kuning Olise

PARIS — Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) secara resmi mengajukan banding kepada FIFA untuk menganulir kartu kuning yang diterima gelandang serang andalan mereka, Michael Olise. Langkah hukum ini diambil usai insiden kontroversial yang melibatkan pemain Bayern Munich itu dengan winger Paraguay, Matias Galarza, di fase krusial Piala Dunia 2026.

Laporan eksklusif dari L'Equipe mengonfirmasi bahwa FFF telah mengirimkan berkas banding resmi ke markas FIFA di Zurich pada Selasa pagi waktu setempat. Kartu kuning yang diberikan wasit di masa injury time babak kedua itu dinilai FFF sebagai kekeliruan fatal yang berpotensi merugikan Les Bleus di babak knockout.

Berikut poin-poin kunci dari drama banding ini:

  • Menit 90+3: Olise terlibat duel udara dengan Galarza di tengah lapangan. Wasit asal Meksiko, Cesar Ramos, menganggap Olise melakukan pelanggaran berbahaya.
  • Tidak ada kontak signifikan: Tayangan ulang dari 12 sudut kamera menunjukkan Olise menarik kakinya ke belakang sebelum benturan terjadi.
  • Akumulasi: Ini adalah kartu kuning kedua Olise di turnamen. Jika tidak dianulir, ia absen di laga perempat final melawan Argentina.

Strategi Hukum FFF

Tim legal FFF dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Victoriano Melero. Mereka membawa bukti rekaman video beresolusi tinggi dan analisis dari pakar biomekanika independen yang menyatakan bahwa kontak antara Olise dan Galarza tidak memenuhi threshold pelanggaran berbahaya menurut Pasal 12 Laws of the Game.

FFF menekankan bahwa Galarza sendiri—dalam wawancara pasca-pertandingan dengan ABC Paraguay—mengakui insiden tersebut tidak serius:

"Olise nyaris tidak menyentuh saya. Saya terjatuh karena momentum, bukan karena tekelnya. Itu bukan kartu kuning."

Pernyataan Galarza ini menjadi senjata utama FFF dalam berkas banding setebal 47 halaman yang kini berada di meja Komite Disiplin FIFA.

Dampak Jika Banding Ditolak

Absennya Olise akan menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Didier Deschamps. Pemain berusia 24 tahun itu telah mencatatkan tiga assist dan satu gol dalam empat laga Prancis sejauh ini, menjadikannya kreator serangan paling konsisten di lini tengah Les Bleus.

FIFA memiliki waktu 48 jam untuk memutuskan banding ini sebelum kick-off perempat final. Panel tiga anggota yang dipimpin oleh mantan wasit Italia Pierluigi Collina akan meninjau bukti dalam sesi tertutup malam ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User