PRAMONO MINTA TAMBAH KUOTA SEKOLAH RAKYAT, PRIORITASKAN ANAK JALANAN

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi mengajukan permintaan penambahan kuota siswa untuk program Sekolah Rakyat di ibu kota. Dalam permintaannya, Pramono menekankan agar penerimaan siswa

Jul 06, 2026 - 12:58
0 0
PRAMONO MINTA TAMBAH KUOTA SEKOLAH RAKYAT, PRIORITASKAN ANAK JALANAN

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi mengajukan permintaan penambahan kuota siswa untuk program Sekolah Rakyat di ibu kota. Dalam permintaannya, Pramono menekankan agar penerimaan siswa baru diprioritaskan bagi anak-anak yang berasal dari kelompok paling rentan, seperti anak jalanan, pengamen, hingga mereka yang tumbuh dari keluarga broken home.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono di sela-sela acara peluncuran buku di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Ia mengaku sangat terkesan saat melakukan kunjungan ke salah satu Sekolah Rakyat di kawasan Jakarta Selatan. Program yang merupakan buah pemikiran Presiden Prabowo Subianto itu dinilai telah memberikan secercah harapan baru bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk mengakses pendidikan yang layak.

Usai melihat langsung proses pembelajaran di sekolah tersebut, Pramono mengaku langsung mengambil keputusan strategis. Ia menyatakan bahwa pihaknya siap menyediakan fasilitas asrama atau boarding school di tingkat provinsi. Langkah ini diambil untuk menghilangkan hambatan akses yang kerap dialami anak-anak kurang mampu. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menanggung penyiapan infrastruktur asrama, sementara perangkat pembelajaran dan kurikulum pendidikannya akan didukung penuh oleh pemerintah pusat.

"Jakarta, saya langsung memutuskan untuk minta tambah 1.000 siswa. Kami akan menyiapkan boarding school-nya, nanti pendidikan pembelajarannya dibantu oleh pemerintah pusat," kata Pramono.

Dukungan Infrastruktur dan Harapan Baru

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, komitmen penambahan kuota ini tidak hanya sebatas pada pemenuhan angka. Fokus utama dari perluasan program ini adalah menyasar anak-anak yang selama ini luput dari jaring pengaman sosial pendidikan. Anak-anak yang sehari-hari hidup di jalanan atau bekerja sebagai pengamen dinilai sangat membutuhkan intervensi negara agar tidak kehilangan masa depan.

Kebijakan boarding school yang ditawarkan Pramono menjadi jawaban atas persoalan klasik yang dihadapi siswa miskin, seperti biaya transportasi dan lingkungan tempat tinggal yang tidak kondusif untuk belajar. Dengan menyediakan asrama, pemerintah daerah berharap para siswa bisa fokus belajar tanpa terbebani masalah ekonomi keluarga. Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pusat diyakini akan mempercepat realisasi Sekolah Rakyat sebagai model pendidikan inklusif dan berkeadilan di tengah kota metropolitan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User