Pramono Janji Hidupkan Kembali Masjid JIC Setelah Empat Tahun Mangkrak

JAKARTA UTARA, BARU SAJA — Pramono langsung tancap gas: revitalisasi Masjid JIC yang mati suri empat tahun resmi dijanjikan tuntas. Keputusan ini pecah usai ia meninjau langsung kondisi masjid yang ...

Jul 18, 2026 - 21:47
0 0
Pramono Janji Hidupkan Kembali Masjid JIC Setelah Empat Tahun Mangkrak

JAKARTA UTARA, BARU SAJA — Pramono langsung tancap gas: revitalisasi Masjid JIC yang mati suri empat tahun resmi dijanjikan tuntas. Keputusan ini pecah usai ia meninjau langsung kondisi masjid yang kini hanya berdiri tanpa aktivitas berarti.

Tim Beritatercepat memperoleh konfirmasi bahwa proyek kelas wahid ini kembali masuk radar prioritas. Pramono menyatakan tidak akan membiarkan ikon Jakarta Utara terus terbengkalai. “Ini bukan sekadar janji politik. Masjid ini harus jadi kebanggaan, bukan monumen kesia-siaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (23/6).

Kondisi yang Mendesak

Meski berlabel sebagai tempat ibadah paling megah, paling nyaman, dan paling luas di Jakarta Utara, kondisi internal Masjid Raya JIC jauh dari kata siap pakai. Beberapa titik vital terbengkalai: kubah utama belum sepenuhnya kedap, area wudu tak berfungsi optimal, dan ruang serbaguna masih berupa kerangka beton.

  • Progres fisik mandek di angka 78% sejak 2022.
  • Ruang utama seluas 5.200 meter persegi tak bisa dimanfaatkan maksimal.
  • Lebih dari 12.000 jemaah potensial kehilangan akses ruang ibadah yang layak.

Apa yang Diubah

Dalam waktu dekat, Pramono bersama tim teknis akan merilis jadwal mutakhir revitalisasi. Empat aspek kunci menjadi fokus percepatan:

  • Kubah dan fasad: penyelesaian struktur atas dan penutupan celah yang selama ini memicu rembesan saat hujan deras.
  • Sanitasi dan wudu: pipanisasi baru di sayap timur dan barat, plus penambahan 60 titik wudu permanen.
  • Ruang serbaguna: finishing lantai, dinding, dan instalasi listrik agar bisa digunakan sebagai pusat kegiatan Ramadan sekaligus posko bencana.
  • Lahan parkir: perluasan dari kapasitas 200 menjadi 600 kendaraan, menjawab keluhan warga yang selama ini terpaksa parkir di bahu jalan arteri.

Kepala Dinas Cipta Karya disebut sudah meneken nota percepatan. Anggaran awal disiapkan senilai Rp 87 miliar dari dana APBD Perubahan—naik hampir 40% dari pagu lama yang habis tanpa hasil nyata.

Respons Warga dan Saksi Mata

Warga sekitar menyambut angin segar itu. Toh, mereka sudah terlalu sering mendengar janji serupa. “Empat tahun lalu katanya selesai setahun. Sekarang cuma kerangka doang,” ujar Ahmad, penjaga warung kopi di seberang kompleks masjid.

Saksi mata lain, Fauziah, mengaku kecewa karena anak-anaknya tak bisa belajar mengaji di aula yang dijanjikan. “Padahal ini masjid paling besar di Jakarta Utara. Tapi ruangannya berantakan. Kami titip harap ke Pak Pramono,” tuturnya.

Target dan Konsekuensi

UPDATE 16.34 WIB: Pramono memberi batas waktu 18 bulan hingga akhir 2027. Jika molor, ia berjanji membuka audit publik dan menindak tegas kontraktor yang mangkir. Langkah ini diyakini akan memutus rantai mangkrak yang sudah menahun.

Status darurat administrasi pun telah dicabut. Kini, Masjid Raya JIC kembali menjadi prioritas yang diawasi ketat. “Tidak ada lagi alasan teknis. Semua harus tuntas tepat waktu,” tegas Pramono. Masyarakat diminta ikut memantau lewat kanal aduan digital yang akan disediakan pekan depan.

Tim lapangan Beritatercepat masih menelusuri jejak kontrak lama yang diduga sarat pelanggaran. Informasi baru akan disampaikan dalam laporan lanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User