Prabowo Tantang Warga Pesimistis Tinggalkan Indonesia

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan tegas kepada pihak-pihak yang terus meragukan masa depan bangsa. Dalam pidato kenegaraan, ia menyilakan warga yang merasa Indonesia suram u...

Jul 12, 2026 - 19:52
0 0
Prabowo Tantang Warga Pesimistis Tinggalkan Indonesia

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan tegas kepada pihak-pihak yang terus meragukan masa depan bangsa. Dalam pidato kenegaraan, ia menyilakan warga yang merasa Indonesia suram untuk mencari negara lain.

Pernyataan di Puncak Hari Koperasi

Prabowo menyampaikan hal itu saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Jakarta. Di hadapan ribuan pelaku koperasi, ia menekankan pentingnya sikap optimistis sebagai landasan pembangunan nasional. “Kalau ada yang merasa Indonesia ini gelap, silakan cari tempat lain. Saya dan mayoritas rakyat yakin negeri ini sedang menuju kemajuan,” ujarnya dengan nada tegas, Minggu (12/7).

Sumber di kepresidenan mengonfirmasi bahwa pernyataan tersebut merupakan respons terhadap kritik tajam sejumlah ekonom. Dalam beberapa hari terakhir, kalangan oposisi mempertanyakan efektivitas kebijakan hilirisasi dan ketahanan pangan yang digadang-gadang pemerintah.

Data Kunci Ekonomi

Prabowo memaparkan sejumlah data untuk meredam narasi pesimistis. Ia menyoroti pertumbuhan kredit koperasi yang melonjak 18,7 persen pada kuartal kedua 2025. Total aset koperasi nasional kini menembus Rp 372 triliun, naik dari Rp 290 triliun pada 2023. “Bukti di lapangan menunjukkan koperasi kita bergerak cepat. Jangan hanya melihat sisi negatif,” tambahnya.

Pemerintah juga menargetkan pembentukan 10 ribu koperasi desa merah putih baru hingga akhir tahun. Inisiatif ini digadang menyerap 2,5 juta tenaga kerja langsung. Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM, realisasi hingga Juni 2025 sudah mencapai 6.800 unit.

  • Pertumbuhan kredit koperasi Q2-2025: +18,7%
  • Total aset koperasi nasional: Rp 372 triliun
  • Target koperasi desa baru 2025: 10.000 unit

Reaksi dan Dukungan

Sejumlah menteri yang hadir memberikan dukungan penuh. Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyatakan bahwa arah kebijakan sudah jelas dan tidak perlu diragukan. “Presiden hanya mengingatkan agar kita tidak terjebak dalam romantisme kepesimisan. Fokus kerja adalah satu-satunya jalan,” ujarnya di lokasi acara.

Namun, analis politik menilai pernyataan ini bermuatan ganda. Di satu sisi membakar semangat pendukung inti, di sisi lain berpotensi dianggap anti-kritik. “Ini sinyal bahwa pemerintah ingin menggeser narasi publik dari evaluasi ke eksekusi murni,” kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia.

Konteks Hari Koperasi

Peringatan Harkopnas ke-79 sendiri mengusung tema “Koperasi Maju, Ekonomi Tangguh”. Acara diisi dengan pameran produk unggulan koperasi dari 38 provinsi. Prabowo meninjau langsung stan pangan murah dan menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga pokok. “Dengan koperasi, kita wujudkan kedaulatan pangan tanpa ketergantungan impor,” pungkasnya.

Pemerintah daerah diminta segera menyelaraskan program dengan instruksi presiden. Sekretaris Kabinet menyebutkan akan ada evaluasi tiap triwulan terkait penyerapan anggaran koperasi. Publik kini menanti realisasi janji tersebut di tengah tekanan ekonomi global yang masih bergejolak.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User