Prabowo Subianto Kecam Pemimpin Penghasut Aksi Bakar, Sebut Pengkhianat
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melontarkan kecaman keras terhadap figur politik yang diduga mendalangi aksi pembakaran dalam eskalasi unjuk rasa. Pernyataan ini disampaikan dalam waktu kurang d...
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto melontarkan kecaman keras terhadap figur politik yang diduga mendalangi aksi pembakaran dalam eskalasi unjuk rasa. Pernyataan ini disampaikan dalam waktu kurang dari 24 jam pasca kerusuhan yang melanda sejumlah titik strategis.
“Pemimpin menghasut bakar-bakar itu pengkhianat. Akan kena karma,” tegas Prabowo. Kalimat pendek bernada marah ini langsung memicu gelombang spekulasi di kalangan pengamat politik.
Penghormatan Hasil Kontestasi Jadi Sorotan
Dalam keterangannya, Prabowo menekankan pentingnya menghormati hasil kontestasi politik yang telah usai. Ia menegaskan bahwa kedaulatan rakyat telah disalurkan melalui mekanisme konstitusional. Siapa pun yang mencoba mendelegitimasi proses tersebut, apalagi dengan cara-cara destruktif, dinilai telah mencederai demokrasi.
Sumber internal istana mengonfirmasi bahwa Presiden telah menginstruksikan aparat untuk menindak tegas aktor intelektual di balik aksi anarkis. “Tidak ada toleransi bagi provokator,” ujar sumber yang menolak disebutkan namanya.
Fakta Kunci
- Lokasi Kerusuhan: Terjadi di tiga kota besar, dipicu penolakan hasil pemilu.
- Jumlah Korban: 12 warga sipil luka ringan, 4 petugas keamanan dirawat intensif.
- Kerugian Material: Ditaksir mencapai Rp2,7 miliar, meliputi fasilitas umum dan kendaraan dinas.
- Penangkapan: 27 orang diamankan, dua di antaranya diduga sebagai koordinator lapangan.
- Pernyataan Resmi: Istana mengeluarkan siaran pers pukul 22.15 WIB, mengecam keras aksi pembakaran.
Kronologi Eskalasi
Aksi bermula dari demonstrasi damai yang berubah agresif menjelang malam. Saksi mata melaporkan sekelompok orang tak dikenal menyusup ke barisan massa. Mereka melemparkan bom molotov ke gedung pemerintahan daerah. Api dengan cepat membesar dan melalap tiga lantai bangunan.
Petugas pemadam kebakaran baru berhasil menjinakkan api setelah berjibaku selama dua jam. Evakuasi penghuni gedung berlangsung dramatis melalui tangga darurat yang mulai dipenuhi asap tebal.
Respons Publik dan Elite Politik
Sejumlah tokoh nasional menyuarakan kecaman serupa. Ketua DPR menyebut insiden ini sebagai “luka baru bagi persatuan bangsa.” Sementara itu, tokoh masyarakat sipil mendesak investigasi transparan untuk mengungkap dalang sesungguhnya.
“Kita tidak bisa membiarkan demokrasi disandera oleh segelintir orang. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” kata aktivis senior dalam wawancara eksklusif.
Langkah Keamanan Diperketat
Polda Metro Jaya menetapkan status siaga satu untuk seluruh wilayah rawan konflik. Patroli gabungan TNI-Polri disiagakan selama 24 jam penuh. Rekaman CCTV dari puluhan titik tengah diperiksa untuk mengidentifikasi wajah para pelaku.
Prabowo menutup pernyataannya dengan pesan keras: “Saya tidak akan berkompromi dengan perusak negeri ini.” Pernyataan ini menandai babak baru dalam penanganan konflik politik pasca pemilu.
Baca juga:
Comments (0)