Prabowo Panggil Mendiktisaintek-Waka BRIN, Sinyal Perombakan Riset?

BARU SAJA — Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto serta Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Amarulla O...

Jul 27, 2026 - 21:35
0 0
Prabowo Panggil Mendiktisaintek-Waka BRIN, Sinyal Perombakan Riset?

BARU SAJA — Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto serta Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Amarulla Octavian ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026) siang. Keduanya terlihat memasuki kompleks istana secara terpisah sekitar pukul 13.30 WIB, memicu spekulasi soal restrukturisasi besar-besaran di tubuh BRIN dan kementerian teknis.

Fakta Cepat

  • Waktu: Senin, 27 Juli 2026, pukul 13.30 WIB.
  • Lokasi: Istana Kepresidenan, Jakarta.
  • Pihak yang Dipanggil: Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan Waka BRIN Amarulla Octavian.
  • Status: Pertemuan masih berlangsung; belum ada keterangan resmi.
  • Konteks: Sinergi riset dan pendidikan tinggi tengah menjadi sorotan pasca-pembentukan kementerian baru.

Kronologi Pemanggilan

Informasi yang dihimpun menit lalu menyebutkan, Brian Yuliarto tiba lebih dulu dengan mobil dinas hitam, mengenakan setelan jas gelap. Sepuluh menit kemudian, Amarulla Octavian menyusul dengan pengawalan ketat. Tidak ada pernyataan apa pun dari keduanya saat dicegat awak media di pintu masuk Istana.

Sumber di lingkar Istana mengonfirmasi, rapat dadakan ini digelar di ruang kerja Presiden dan hanya dihadiri sejumlah kecil staf kepresidenan. “Hanya beliau bertiga. Sifatnya tertutup, tidak ada agenda resmi yang beredar,” ujar sumber yang menolak disebutkan identitasnya.

Dua Nama Kunci, Satu Misi Besar?

Brian Yuliarto, yang dilantik sebagai Mendiktisaintek pada Oktober 2024, dikenal getol mendorong hilirisasi riset perguruan tinggi agar lebih berdampak ke industri. Sementara Amarulla Octavian, mantan perwira tinggi TNI AL, baru menjabat Waka BRIN sejak Maret 2026 dan getol menyuarakan reformasi tata kelola lembaga riset nasional.

Pengamat kebijakan publik menilai, pertemuan ini dilaporkan sebagai isyarat percepatan integrasi fungsi litbang di kementerian dengan BRIN. “Presiden Prabowo ingin menghilangkan ego sektoral antara perguruan tinggi dan lembaga riset. Bisa jadi, arahan langsung diberikan agar roadmap riset nasional segera disinkronkan,” kata seorang analis yang enggan disebutkan namanya.

Agenda Tersembunyi: Efisiensi atau Peleburan?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada sinyal resmi soal substansi pembahasan. Namun, sejumlah kalangan menduga pemanggilan ini terkait evaluasi anggaran riset 2026 yang sempat dipangkas 8% dalam APBN Perubahan. UPDATE dari Tim Ekonomi Istana sebelumnya menyebutkan, Presiden menginginkan setiap rupiah dana riset menghasilkan output terukur, bukan sekadar publikasi jurnal.

Isu peleburan BRIN ke dalam kementerian, yang sempat mencuat awal tahun, juga kembali dihembuskan. Seorang pejabat tinggi di BRIN menolak berkomentar. “Tunggu saja hasil pertemuannya. Saya tidak bisa berspekulasi,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon.

KONFIRMASI dari Juru Bicara Kepresidenan masih dinanti. Tim Beritatercepat terus memantau perkembangan di Istana dan akan memberikan informasi terbaru begitu pertemuan usai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User