Gerobak Nasi Uduk Hancur Saat Bentrok Menteng, Camat Akan Ganti
BREAKING — Sebuah gerobak pedagang nasi uduk di kawasan Menteng hancur dirusak massa beberapa menit lalu dalam bentrokan dua kelompok. Camat Menteng memastikan langsung turun tangan menjamin penggan...
BREAKING — Sebuah gerobak pedagang nasi uduk di kawasan Menteng hancur dirusak massa beberapa menit lalu dalam bentrokan dua kelompok. Camat Menteng memastikan langsung turun tangan menjamin penggantian.
Insiden cepat ini mengejutkan warga sekitar Jalan Cikini Raya. Bentrokan tiba-tiba meletus dan merembet ke arah pedagang kaki lima. Gerobak milik Ibu Sari (42) menjadi salah satu korban paling parah.
Kronologi Bentrokan di Menteng
Menurut saksi mata, bentrokan bermula dari adu mulut dua kelompok pemuda tak dikenal. Dalam hitungan menit, perkelahian meluas dan warga sekitar panik. Massa mulai melempari batu dan bambu ke segala arah.
Ibu Sari yang sedang melayani pembeli tidak sempat menyelamatkan dagangannya. Amukan massa langsung menghantam gerobak hingga kayu dan peralatan masak berserakan.
- Lokasi: Simpang Jalan Cikini Raya dan Jalan Menteng Raya
- Waktu: Minggu malam, 26 Juli 2026, pukul 21.30 WIB
- Kerugian: Gerobak hancur total, dagangan dan kompor rusak
- Korban: Tidak ada luka serius, hanya pedagang syok
Polisi dari Polsek Menteng tiba 10 menit kemudian. Bentrokan langsung bubar, namun sejumlah pelaku melarikan diri. Petugas mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan.
Janji Camat Menteng
Camat Menteng, Irwan Sutanto, yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kurang dari satu jam pasca-kejadian. Ia melihat langsung kondisi gerobak yang sudah tidak berbentuk.
"Kami tidak akan biarkan warganya menanggung beban sendiri. Gerobak baru akan segera kami sediakan," ujar Irwan di sela peninjauan.
UPDATE 23.15 WIB: Camat memastikan penggantian akan rampung dalam 3 hari kerja. Dana diambil dari pos anggaran tanggap darurat kecamatan. Pihak kecamatan juga akan membantu perizinan lapak baru untuk Ibu Sari.
Ibu Sari mengaku masih syok namun lega mendengar janji tersebut. "Saya tidak bisa berkata apa-apa. Terima kasih banyak," katanya sambil menahan tangis.
Respons Kepolisian
Kapolsek Menteng, AKP Dewi Anggraini, menyatakan pihaknya sedang menyelidiki motif bentrokan. Patroli akan ditingkatkan di sepanjang koridor Cikini untuk mencegah aksi susulan. "Jangan sampai ada lagi pedagang yang jadi korban," tegas AKP Dewi.
Warga Menteng yang tergabung dalam grup keamanan lingkungan juga akan mengaktifkan ronda malam. Mereka berharap kejadian ini yang pertama dan terakhir di bulan suci.
Dilaporkan, bentrokan tidak memicu kebakaran atau kerusakan bangunan lain. Namun arus lalu lintas sempat tersendat akibat massa yang sempat memblokade jalan. Situasi kini sudah kondusif.
Comments (0)