PRABOWO BICARA NUKLIR BISA HABISKAN PERADABAN MANUSIA

Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti dua sisi mata pisau perkembangan teknologi, khususnya nuklir, yang dapat membawa manfaat besar sekaligus potensi kehancuran peradaban manusia. Hal tersebut

Jul 07, 2026 - 23:34
0 0
PRABOWO BICARA NUKLIR BISA HABISKAN PERADABAN MANUSIA

Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti dua sisi mata pisau perkembangan teknologi, khususnya nuklir, yang dapat membawa manfaat besar sekaligus potensi kehancuran peradaban manusia. Hal tersebut ia sampaikan dalam pidato penutupan Sarasehan Kebangkitan Sains dan Teknologi Indonesia di Jakarta Convention Center, Senayan, menurut laporan media kami.

Dalam forum yang dihadiri para rektor dan guru besar dari seluruh tanah air itu, Prabowo menekankan bahwa dunia kini telah berubah menjadi "desa global" yang sangat rentan terhadap gejolak di belahan bumi lain. Ia mengingatkan bahwa konflik bersenjata atau perang yang melibatkan senjata pemusnah massal bukanlah ancaman yang jauh dari Indonesia.

Dampak Global dan Risiko Bagi Indonesia

Prabowo mencontohkan bagaimana ledakan nuklir atau bencana radiologis di wilayah geografis yang berjarak ribuan kilometer tetap akan menghantam kehidupan masyarakat Indonesia. "Kita tidak sedang bertikai maupun bermusuhan dengan siapa pun, tetapi jika terjadi perang nuklir di satu sudut dunia, dampak radioaktif dan kekacauan globalnya pasti akan memengaruhi kehidupan kita di sini," jelasnya.

"Bumi dan planet kita terasa semakin menciut akibat kemajuan sains dan teknologi. Sekarang, peristiwa yang terjadi belasan ribu kilometer jauhnya bisa langsung berdampak pada hidup kita sehari-hari. Kita mungkin memilih jalan damai, namun kita tak kan mampu menghindar dari lontaran debu nuklir atau kolapsnya rantai pasok dunia."

Di sisi lain, Kepala Negara juga mengakui bahwa teknologi nuklir menyimpan potensi positif, seperti pemanfaatannya di bidang medis untuk diagnosis dan terapi kanker, di sektor pertanian melalui teknik radiasi guna menghasilkan varietas unggul, hingga sebagai sumber energi alternatif rendah karbon. "Sains dan teknologi yang kita perjuangkan hari ini ibarat pedang bermata dua. Nuklir bisa memperpanjang usia manusia lewat pengobatan, meningkatkan produksi pangan, atau menerangi kota, tetapi pada saat yang sama nuklir juga sanggup menghabiskan peradaban manusia hanya dalam sekejap," ujar Prabowo di hadapan peserta sarasehan.

Menurut pantauan media kami, pernyataan Presiden ini mendapat perhatian serius dari kalangan akademisi yang hadir. Mereka menilai peringatan tersebut sejalan dengan urgensi pengembangan sains yang bertanggung jawab di Indonesia. Prabowo pun mengajak para ilmuwan dan pemikir Tanah Air untuk menjadikan inovasi teknologi sebagai alat menciptakan perdamaian dan kesejahteraan, bukan sebagai pemicu ketegangan global. Sarasehan yang digelar sepanjang akhir pekan itu sendiri menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk pembangunan sains dan teknologi nasional menuju Indonesia Emas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User