Polisi Tak Temukan Racun di Klinik Mordent, Bukti Dikirim ke Labfor

Tim penyidik dari kepolisian mengonfirmasi bahwa hasil penggeledahan di Klinik Mordent, Jakarta Selatan, tidak menunjukkan adanya zat beracun yang diduga terkait dengan kematian Sutrimo. Meski begitu,...

Jul 27, 2026 - 21:57
0 0
Polisi Tak Temukan Racun di Klinik Mordent, Bukti Dikirim ke Labfor

Tim penyidik dari kepolisian mengonfirmasi bahwa hasil penggeledahan di Klinik Mordent, Jakarta Selatan, tidak menunjukkan adanya zat beracun yang diduga terkait dengan kematian Sutrimo. Meski begitu, sejumlah barang bukti tetap diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium forensik.

Penyelidikan Awal

Kematian Sutrimo yang mendadak memicu kecurigaan keluarga dan pihak berwenang. Polisi langsung melakukan serangkaian tindakan, termasuk mendatangi klinik tempat Sutrimo sebelumnya menjalani perawatan. Tim Indonesia Automatic Fingerprint System (Inafis) dan anggota reserse diterjunkan untuk melakukan penyisiran menyeluruh sejak pagi tadi.

Sumber internal kepolisian menyebutkan bahwa penggeledahan berfokus pada setiap ruangan di klinik yang berpotensi menyimpan substansi berbahaya, termasuk ruang praktik dokter, area penyimpanan obat, hingga tempat sterilisasi alat. Namun, hingga sore hari, tidak satu pun uji lapangan yang menunjukkan tanda-tanda keberadaan racun.

Barang Bukti Dibawa ke Labfor

Kendati hasil uji pendahuluan negatif, polisi tidak menghentikan langkah penyelidikan. Beberapa barang yang dianggap relevan, seperti sampel cairan infus, sisa obat-obatan, dan peralatan medis yang digunakan pada hari kejadian, telah disegel dan dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polri di Jakarta.

“Barang bukti ini perlu dianalisis lebih mendalam menggunakan metode ilmiah. Apa yang tampak di permukaan belum tentu mencerminkan fakta sebenarnya,” ujar seorang penyidik yang enggan disebutkan namanya.

Pemeriksaan di Labfor disebut-sebut memakan waktu hingga dua pekan, tergantung dari kompleksitas sampel. Pihak kepolisian berjanji akan menyampaikan hasilnya secara transparan kepada keluarga korban dan publik.

Kelanjutan Kasus

Sementara itu, status hukum kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi belum menetapkan tersangka maupun menutup kemungkinan dugaan tindak pidana. Sejumlah saksi dari pihak klinik, termasuk dokter yang menangani Sutrimo, masih dimintai keterangan secara intensif.

Pihak keluarga yang sempat mendesak agar klinik ditutup sementara saat ini memilih bersabar menunggu hasil resmi dari Labfor. “Kami hanya ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada almarhum. Kalau memang bukan racun, ya harus dijelaskan apa penyebab pastinya,” ujar perwakilan keluarga.

Dengan belum ditemukannya racun di lokasi, spekulasi mengenai penyebab kematian Sutrimo pun melebar, mulai dari kesalahan medis hingga kondisi kesehatan yang tidak terdiagnosis sebelumnya. Publik kini menanti hasil pengujian forensik sebagai titik terang dari misteri kematian yang mengundang perhatian luas ini.

Klinik Mordent sendiri hingga berita ini diturunkan masih beroperasi seperti biasa, meskipun pengawasan dari kepolisian dan dinas kesehatan setempat dikabarkan akan diperketat. Kasus ini terus menjadi perhatian publik dan akan diikuti perkembangannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User