Polisi Buka Penyelidikan Kematian Sutrimo, Warga Kebayoran Baru Resah

BREAKING — Kepolisian Sektor Metro Kebayoran Baru membenarkan bahwa penyelidikan kasus kematian Sutrimo, pria berusia 45 tahun yang ditemukan tak bernyawa di sebuah lahan kosong di Jalan Swadaya IX,...

Jul 28, 2026 - 06:49
0 0
Polisi Buka Penyelidikan Kematian Sutrimo, Warga Kebayoran Baru Resah

BREAKING — Kepolisian Sektor Metro Kebayoran Baru membenarkan bahwa penyelidikan kasus kematian Sutrimo, pria berusia 45 tahun yang ditemukan tak bernyawa di sebuah lahan kosong di Jalan Swadaya IX, terus berjalan intensif. Hingga Rabu petang, sedikitnya 12 orang telah dimintai keterangan, termasuk seorang yang diduga kuat menjadi orang terakhir yang berkomunikasi dengan korban.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan rekonstruksi awal, Sutrimo terakhir kali berpamitan kepada istri dan kedua anaknya pada Minggu malam sekitar pukul 20.30 WIB. Ia berencana bertemu seorang teman di warung kopi dekat Pasar Santa. Saksi di warung menyatakan korban terlihat ceria hingga pukul 22.00, namun kemudian menerima telepon yang membuat wajahnya berubah tegang.

Sejak saat itu, jejak Sutrimo seolah lenyap. Istri korban mencoba menghubungi ponselnya berkali-kali tanpa jawaban. Keesokan paginya, Senin, ia melapor ke Ketua RT. Pencarian warga tidak membuahkan hasil hingga akhirnya jasad ditemukan pada Selasa subuh oleh seorang pemulung bernama Marno (58).

Olah Tempat Kejadian Perkara

Tim Inafis yang tiba satu jam setelah laporan menemukan sejumlah petunjuk penting. Di sekitar jasad, polisi mengamankan puntung rokok, sehelai kain sobek yang diduga bukan milik korban, dan jejak sepatu di tanah basah. “Kami juga menemukan bercak darah di rerumputan, namun masih didalami apakah milik korban atau pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKP Dani Setiawan, dalam keterangan resmi.

Jasad korban langsung dievakuasi ke RS Cipto Mangunkusumo untuk diautopsi. Hasil sementara menunjukkan luka memar di bagian belakang kepala akibat hantaman benda tumpul. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan seksual.

Poin Penting Penyelidikan

  • Korban: Sutrimo (45), buruh harian di proyek konstruksi, tinggal bersama istri dan dua anak di RT 03/RW 08.
  • Barang Hilang: Dompet berisi KTP dan uang tunai sekitar Rp1,2 juta, serta telepon genggam merek Samsung A23.
  • Saksi Kunci: Teman korban bernama Yanto (44) yang berada di warung kopi, serta pemulung penemu jasad.
  • Waktu Penemuan: Selasa, 10 Juni 2025, pukul 05.45 WIB.
  • Lokasi: Lahan kosong di belakang ruko Jalan Swadaya IX, berjarak 300 meter dari rumah korban.

Kemungkinan Motif

Penyidik mengembangkan tiga skenario utama. Pertama, perampokan berujung kekerasan, mengingat barang-barang korban yang hilang. Kedua, konflik pribadi atau dendam lama, didasarkan pada pengakuan saksi tentang percekcokan telepon malam itu. Ketiga, pembunuhan tidak disengaja akibat perkelahian. “Kami masih memburu satu orang yang diduga kuat berada di sekitar TKP pada jam kritis,” tegas AKP Dani.

Dari rekaman CCTV sebuah toko kelontong, terlihat seorang pria berjalan sendirian sekitar 150 meter dari lokasi kejadian pada pukul 01.30 WIB. Meski resolusi rendah, polisi yakin figur tersebut bukan warga sekitar dan sedang diidentifikasi.

Respons Masyarakat

Kematian mendadak ini memicu kecemasan di antara warga Kebayoran Baru. Ketua RT setempat, Suwardi, menyatakan mulai memberlakukan jadwal ronda tambahan. “Kami enggak mau kecolongan, apalagi pelaku masih berkeliaran,” katanya. Sementara itu, pihak keluarga korban meminta kepolisian bergerak lebih cepat. “Anak-anak saya terus menangis menanyakan bapaknya. Kami butuh kejelasan,” ujar Sumarni, istri korban, sambil terisak.

Sejumlah tokoh masyarakat mendesak agar kasus ini menjadi perhatian serius Polres Jakarta Selatan. “Ini bukan sekadar angka statistik, tapi nyawa manusia. Kami akan pantau terus,” ucap anggota DPRD DKI dari Komisi A, Andi Rahman.

Langkah Lanjutan

Polisi berencana memanggil kembali beberapa saksi pada Kamis pagi untuk konfrontasi. Pemeriksaan forensik digital terhadap ponsel korban yang baru ditemukan dalam kondisi rusak juga tengah diupayakan. Diharapkan hasil laboratorium bisa menguak misteri terakhir komunikasi Sutrimo.

UPDATE: Hingga malam ini, belum ada tersangka. Polisi menjamin akan memberi informasi berkala kepada publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User