Polisi Bantah Isu Kriminal, Remaja Luka Parah di Jagakarsa Ternyata Korban Kecelakaan Tunggal
Beritatercepat.com, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan seorang remaja bersimbah darah di pinggir jalan kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, mendadak viral dan memicu spekulasi liar di kalangan
Beritatercepat.com, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan seorang remaja bersimbah darah di pinggir jalan kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, mendadak viral dan memicu spekulasi liar di kalangan warganet. Beredarnya rekaman tersebut sempat memunculkan dugaan bahwa korban adalah target aksi kekerasan jalanan atau tawuran. Namun, setelah melakukan penyelidikan mendalam, pihak kepolisian akhirnya membantah seluruh spekulasi tersebut dan memastikan bahwa insiden memilukan itu murni akibat sebuah kecelakaan.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, memberikan klarifikasi resmi bahwa remaja berinisial MF yang baru berusia 14 tahun itu menjadi korban kecelakaan tunggal. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis serta keterangan para saksi mata di lokasi kejadian, ia memastikan tidak ada indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Kronologi Kecelakaan di Jalan Joe
Peristiwa naas itu terjadi pada Senin, 29 Juni 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Lokasi kejadian tepatnya di Jalan Joe, Jagakarsa—sebuah ruas jalan yang pada malam hari cukup sepi. Dalam video amatir yang tersebar luas di berbagai platform media sosial, tampak korban MF terduduk lemas di trotoar. Sorot lampu dari kamera warga memperlihatkan kondisi korban yang sangat mengkhawatirkan. Darah segar mengucur deras dari bagian pelipis tepat di atas mata kirinya, membasahi wajah dan pakaiannya.
"Dari keterangan dokter dan saksi, didapat keterangan bahwa korban mengalami kecelakaan dan mengalami luka akibat benturan," jelas Kompol Nurma Dewi dalam keterangannya yang dilansir oleh laporan media kami, Selasa (30/6/2026). Pihaknya menekankan bahwa luka sobek di bagian kepala tersebut murni disebabkan oleh benturan keras, bukan akibat senjata tajam seperti yang ramai diperbincangkan di linimasa.
Dari keterangan dokter dan saksi bahwa didapat keterangan bahwa korban mengalami kecelakaan dan mengalami luka akibat benturan.
Lebih lanjut, Kompol Nurma mengungkapkan bahwa korban saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif. Keluarga korban pun sudah berada di rumah sakit untuk mendampingi jalannya perawatan. Pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk merekonstruksi detik-detik kecelakaan tersebut. Meskipun luka yang diderita tampak mengerikan, kondisi MF dilaporkan mulai stabil meski masih membutuhkan observasi ketat dari tenaga kesehatan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengguna media sosial, agar tidak lagi menyebarkan narasi yang bersifat provokatif terkait video tersebut. Kompol Nurma Dewi berharap klarifikasi ini dapat menghentikan fitnah dan spekulasi negatif yang berpotensi meresahkan warga Jagakarsa dan keluarga korban. "Kami memastikan ini kecelakaan. Berhentilah membuat asumsi yang tidak berdasar," pungkasnya.
Comments (0)